Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Harimau Jawa Dikira Punah Masih Berkeliaran, Ahli Ungkap Lokasinya
    Insight News

    Harimau Jawa Dikira Punah Masih Berkeliaran, Ahli Ungkap Lokasinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 April 2024Updated:23 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Harimau jawa dilaporkan masih berkeliaran. Hewan yang dikira telah punah itu terlihat di pedalaman hutan Sukabumi.

    Pada 2019 lalu, sejumlah warga desa Cipendeuy Sukabumi Selatan mengatakan mereka melihat hewan tersebut. Bekas jejak kaki, cakaran hingga sehelai bulu juga ditemukan.

    Untuk membuktikan kebenarannya, dilakukan tes DNA pada sehelai bulu yang ditemukan. Hasilnya memang menyatakan bulu tersebut berasal dari harimau jawa.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para peneliti melakukan penelitian dengan mempelajari mitokondria DNA (mtDNA). Ini adalah material genetik dengan sampel yang berasal dari museum sejak 1930.

    Untuk sampel pembanding yakni sampel bulu dari beberapa subspesies harimau dan macan tutul jawa (Panthera pardus melas).

    “Dari analisis mtDNA secara komprehensif, kami menyimpulkan bahwa sampel bulu yang diambil di Sukabumi Selatan berasal dari harimau jawa dan masih dari kelompok yang sama dengan spesimen yang diambil pada 1930,” kata tim peneliti.

    Namun, menurut tim peneliti dalam laporan ilmiah di jurnal Oryx menganjurkan melakukan penelitian lanjutan terkait keberadaan harimau jawa. “Apakah harimau jawa masih hidup secara liar harus dikonfirmasi dengan penelitian genetik dan lapangan lebih lanjut,” kata tim peneliti.

    Kabar terbaru ini membuat para aktivis pelindungan satwa liar Indonesia bersemangat. Bahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan siap menindaklanjuti penelitian tersebut.

    Reuters melaporkan, Kementerian LHK juga akan memasang kamera dan melakukan pencarian bekas DNA dengan cakupan lebih luar. Pemerintah Indonesia juga akan berkonsultasi dengan ahli genetika.

    “Penelitian ini memacu spekulasi bahwa harimau jawa masih berkeliaran. Kami siap dan akan berupaya untuk menindaklanjutinya,” kata Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Setyawan Pudyatmoko kepada Reuters.

    Sebagai informasi, harimau jawa telah masuk dalam hewan yang sudah punah di Daftar Merah oleh lembaga internasional Konservasi alam (IUCN) tahun 2008.




    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.