Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»RI Darurat Judi Online, 5.000 Rekening Diblokir!
    Insight News

    RI Darurat Judi Online, 5.000 Rekening Diblokir!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 April 2024Updated:21 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Maraknya judi online menjadi perhatian khusus pemerintah RI. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan berbagai upaya pencegahan dan pembasmian judi online.

    Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan pemblokiran 5.000 rekening dari awal tahun hingga Maret 2024 lalu.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Namun, ia mengakui upaya itu belum belum cukup untuk melakukan pencegahan aktivitas judi online.

    “Ada yang tidak dilakukan di dalam negeri, di lintas batas, ada juga yang dilakukannya tidak melalui rekening bank. Sehingga ada yang perlu pendalaman dan penelusuran rekening bank. Termasuk apabila dilakukan pemindahan buku dan lain-lain,” kata dia.

    Sehingga, menurut dia perlu dilakukan penyelesaian secara menyeluruh melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

    “Lapisan berikutnya ini juga harus diselesaikan sehingga tak ada ruang kosong yang terus terjadi. Bukan berarti sekarang yang dilakukan itu efektif atau tidak tapi setelah itu apalagi? Karena kan persoalan dasarnya kita lihat sendiri belum terselesaikan menyeluruh,” katanya.

    Menanggapi fenomena judi online di RI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal membentuk satuan tugas khusus atau task force. Hal ini diputuskan dalam Rapat Terbatas mengenai Judi Online di Istana Kepresidenan, Rabu (18/4/2024).

    Rapat itu dihadiri oleh Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Hadi Tjahjanto, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

    Selain itu ada juga Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar.

    “Satu minggu ini akan diputuskan langkah-langkah pembentukan task force terpadu dalam rangka pemberantasan judi online,” kata Budi Arie usai ratas.

    Budi Arie menjelaskan belum mau membeberkan detail anggota dan koordinator yang akan menjadi satgas judi online ini. Namun kemungkinan yang akan menjadi koordinator adalah Menkopolhukam.

    “Menkopolhukam (Koordinator) mungkin. Ini menyangkut hajat orang banyak,” katanya.

    Menurut Budi Arie maraknya pemain judi online di masyarakat sudah mulai meresahkan. Bahkan perputaran uang yang terjadi sepanjang 2023 mencapai Rp 327 triliun.

    “Yang dirugikan itu rakyat kecil. Tahun ini saja saya sampaikan di awal rapat 4 orang bunuh diri akibat judi online. Negara harus serius lah. Kita lihat seminggu lagi akan ada langkah-langkah dramatis yang dilakukan. Kalau perlu kita tangkap bandarnya,” ia menuturkan.




    High Technology Hitech for better life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.