Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Perang Israel-Iran Panas, Ini Daftar Senjata Canggih yang Digunakan
    Insight News

    Perang Israel-Iran Panas, Ini Daftar Senjata Canggih yang Digunakan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 April 2024Updated:20 April 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Israel akhirnya melancarkan serangan balasan ke Iran pada Jumat (19/4/2024) dinihari ini. Pejabat senior AS mengonfirmasi bahwa Israel meluncurkan rudal ke Iran.

    Hal ini menyusul serangan Iran ke Israel pada akhir pekan lalu. Sebanyak 300 drone, rudal jelajah, dan rudal balistik ditargetkan ke Israel. Namun, IDF mengatakan Israel bisa mendeteksi 99% serangan Iran pada pekan lalu sebelum mengenai sasaran. 

    Pada serangan hari ini, sebuah ledakan terdengar di kota Ghahjaworstan di Iran, terletak di barat laut kota Isfahan, menurut kantor berita semi-resmi Iran FARS, mengutip sumber-sumber lokal.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kota Ghahjaworstan terletak di dekat Bandara Isfahan dan pangkalan perburuan kedelapan Angkatan Udara,” lapor FARS, dikutip CNN International.

    Diketahui, perang Iran-Israel masih berkaitan dengan genosida yang dilakukan Israel di Gaza. Selain itu, serangan Iran juga sebagai merupakan respons atas penyerangan Israel terhadap kantor konsulat Iran di Damaskus pada awal April lalu.

    Dalam perang Iran-Israel, ada beberapa senjata canggih yang digunakan kedua pihak. Berikut daftarnya, dikutip dari berbagai sumber:

    Arrow

    Arrow 3 yang digunakan pada 2017 mampu menangkis serangan lawan. Alat itu juga digunakan pada November 2023 untuk menghadang rudal balistik yang diluncurkan Houthi.

    Lalu, pembaruannya yang dinamai Arrow 2 mulai digunakan pada 2000 lalu.

    Sistem Arrow Israel mampu menghadang serangan rudal jarak dekat dan medium. Arrow 2 dirancang untuk menghadang ancaman dari atas atmosfer, sementara Arrow 3 di luar angkasa, menurut The Center for Strategic & International Studies.

    Petugas militer senior AS mengatakan Arrow mengambil peran signifikan dalam menyetop serangan rudal balistik Iran pada pekan lalu. Selain itu, peralatan laut dan udara milik AS juga terlibat.

    Shahed 136

    Iran meluncurkan ratusan drone kamikaze Shahed 136 ke Israel pada akhir pekan lalu. Iran memilih drone sebagai tembakan ‘salvo’ untuk mengancam Israel karena drone memiliki sejumlah keunggulan.

    Drone ini berukuran tidak terlalu besar, dengan panjang sekitar 3,5 meter, lebar 2,5 meter, dan hulu ledak hingga 40 kg.

    Pesawat tanpa awak ini juga didesain dengan sayap delta yang membuatnya lebih sulit dideteksi oleh radar.

    Melansir The Jerusalem Post, Iran telah mengembangkan drone selama beberapa tahun terakhir. Upaya Iran menggunakan drone untuk menyerang Israel bukan hal baru.

    Iran juga telah memasok drone Shahed 136 ke Rusia dalam jumlah besar untuk meneror Ukraina selama peperangan dua tahun terakhir. Rusia memilih menggunakan drone karena murah dan dapat dibuang serta meneror wilayah sipil.

    Iron Dome

    Iron Dome adalah salah satu sistem pertahanan andalan milik Israel. Sistem pertahanan ini juga yang digunakan untuk memblokir serangan Iran.

    Iron Dome merupakan perisai yang dimiliki Israel untuk melindungi wilayah udara mereka. Iron Dome menjadi sistem pertahanan darat-ke-udara jangka pendek.

    David’s Sling

    David’s Sling adalah sistem pertahanan Iran yang melindungi dari ancaman jarak pendek dan menengah. David’s Sling merupakan proyek gabungan Rafael Advanced Defense System Israel dengan raksasa pertahanan AS, Raytheon Technologies.

    Sistem ini dirancang untuk menembak jatuh rudal balistik yang ditembakkan dari jarak 100 km hingga 200 km. David’s Sling juga dirancang untuk mencegat pesawat, drone, dan rudal jelajah.

    SM-3

    AS mengonfirmasi bahwa sistem pencegat Angkatan Laut AS (Navy) SM-3 digunakan pula dalam menghadang serangan Iran pada akhir pekan lalu.

    SM-3 merupakan senjata pertahanan yang digunakan Angkatan Laut AS untuk menghancurkan rudal balistik jarak pendek hingga menengah.

    Pencegat menggunakan kekuatan semata, bukan hulu ledak eksplosif, untuk menghancurkan targetnya. “Kendaraan pembunuhnya” mampu menghadapi ancaman dengan kekuatan truk seberat 10 ton yang melaju dengan kecepatan 600 mph.



    Insight for you Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.