Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jual iPhone di RI Rp 32 Triliun, Investasi Apple Cuma Rp 1,6 Triliun
    Insight News

    Jual iPhone di RI Rp 32 Triliun, Investasi Apple Cuma Rp 1,6 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 April 2024Updated:19 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Apple Tim Cook bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Rabu (18/4/2024). Dari pertemuan tersebut, terungkap nilai investasi Apple di RI, dan berapa keuntungan yang mereka dapatkan dari penjualan iPhone di pasar Indonesia.

    Bicara soal investasi, ada banyak cara untuk menghitung nilai TKDN (tingkat komponen dalam negeri). Alih-alih membangun manufaktur seperti produsen HP lainnya, Apple memilih untuk menggunakan pendekatan yang agak berbeda, yakni membangun infrastruktur pendidikan bagi calon pengembang software melalui program Apple Developer Academy.

    Sampai saat ini Apple Academy sudah ada di 4 kota yaitu Tangerang, Surabaya, Batam dan terbaru akan diresmikan di Bali.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang mengungkap total nilai investasi dari 4 program tersebut mencapai Rp 1,6 triliun.

    “Dari keempat kota nanti ada di Bali. Dan tentu nanti ke depannya kami juga ingin bersama-sama dengan Kominfo kami akan meminta apple untuk membangun Apple Development Academy lainnya di luar Jawa,” ujar Agus saat ditemui di Istana Merdeka.

    Untuk diketahui, saat ini aturan tentang peredaran Handphone, Komputer, dan Tablet (HKT) di Indonesia adalah wajib memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 35%.

    Aturan itu sudah dikeluarkan sejak 2021 melalui Peraturan Menteri Kominfo (Permenkominfo).

    Agus mengatakan pada 2023 lalu, ada sekitar 49-50 juta HP yang diproduksi di Indonesia. Dari angka itu, impor hanya sekitar 2,79 juta unit.

    “Dari 2,79 juta unit itu boleh saya sampaikan 85% adalah produk Apple,” ungkapnya.

    “Oleh sebab itu, kepentingan dari Indonesia adalah menciptakan nilai tambahnya di Indonesia,” ia menambahkan.

    Nilai Impor iPhone di Indonesia

    Sementara, nilai impor iPhone di Indonesia mencapai US$ 2 miliar atau sekitar Rp 32 triliun pada 2023.

    “Angkanya sekitar 1 atau 2 billion dollar AS, atau 2 miliar dollar AS angka importasinya,” ucapnya.

    Kesimpulannya, apa yang Apple dapatkan jauh lebih besar dari apa yang di investasikan di Indonesia. Untuk itu pemerintah mendorong Apple agar memberikan kontribusi lebih dengan melibatkan Indonesia dalam peran penting global supply chain di industri teknologi dunia.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie mengungkap bahwa saat ini hanya ada 2 komponen yang dibuat di Indonesia dari 360 komponen yang ada di iPhone. Angka tersebut tertinggal jauh dibandingkan Vietnam yang memproduksi 72 komponen iPhone.

    “Presiden menyampaikan supaya meningkatkan peran dalam global supply chain, dan apple menyambut baik,” ujarnya.

    Pertemuan yang dilakukan kemarin, kata Budi, menjadi sebuah langkah optimisme bahwa warga Indonesia dilihat oleh dunia.



    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.