Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»6.400 Anak Sekolah Adu Jago Teknologi di Jakarta
    Insight News

    6.400 Anak Sekolah Adu Jago Teknologi di Jakarta

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa18 April 2024Updated:19 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Dalam beberapa tahun terakhir, ekonomi digital terus mengalami perkembangan. Fenomena tersebut juga diikuti dengan kebutuhan akan talenta digital yang semakin banyak.

    Hal inilah yang ingin dipenuhi Huawei. Sebab saat perkembangan teknologi yang kian pesat, juga dibutuhkan banyak talenta digital.

    “Saat semua negara di Asia Pasifik mengumumkan rencana digital, ada kebutuhan soal konektivitas dan kecerdasan yang inklusif. Untuk memenuhi ini, fondasi talenta menjadi landasannya,” kata dia dalam 8th Huawei ICT Competition Asia Pacific Final and Award Ceremony, di Jakarta, Kamis (18/4/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dia menjelaskan pihaknya berusaha mengembangkan ekosistem talenta digital. Termasuk bekerja sama dengan pemerintah dan mitra.

    Salah satunya melaksanakan Huawei ICT Competition yang sudah berjalan sejak 2015. Untuk tahun ini, kompetisi ini diikuti 170 ribu siswa di seluruh dunia dan khusus di Asia Pasifik ada lebih dari 6.400 siswa yang mengikuti sesi final.

    Lin mengatakan Huawei mengembangkan kompetisinya setiap tahun. Misalnya pada 2023, menambahkan track untuk komputasi, jaringan dan cloud.

    Dalam kesempatan yang sama, Director and Representative, UNESCO Jakarta, Maki Katsuno-Hayashikawa mengungkapkan penting untuk mengakui peranan sekolah dan lembaga pendidikan dalam pengembangan digital. Dengan membentuk ekosistem pendidikan digital, maka akan berdampak positif pada masa depan.

    “Mengakui peran penting sekolah dan lembaga pendidikan sangat penting. Komitmen Anda untuk mengembangkan pendidikan sangat diapresiasi,” jelasnya.

    “Dengan membentuk masa depan pendidikan digital, Anda bukan hanya membentuk pemikiran para inovator dan pemimpin masa depan. Namun juga membuat masa depan yang lebih cerah,” imbuh Maki.

    Sementara itu, Lin mengakui untuk membangun ekosistem talenta digital memang tak bisa cepat. Termasuk juga dengan bekerja sama berbagai pihak mulai dari Sekretariat Asean, Asean Foundation, hingga Unesco.

    “Bersama, kami harapkan bisa melahirkan lebih banyak pemimpin, praktisi, dan inovator IT di kawasan Asia Pasifik,” pungkasnya.



    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.