Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Aplikasi Gangguan, Ratusan Mobil Tesla Terkunci
    Insight News

    Aplikasi Gangguan, Ratusan Mobil Tesla Terkunci

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 November 2021Updated:22 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Akhir pekan lalu, aplikasi mobile Tesla mengalami gangguan. Kejadian ini membuat ratusan mobil terkunci.

    Kepala eksekutif Tesla, Elon Musk mengumumkan pemadaman aplikasi pada hari Jumat lalu. Dia menjanjikan aplikasi akan kembali online.

    Elon Musk mengatakan hal tersebut dalam akun Twitter untuk menanggapi tweet salah satu pemilik Tesla. Pengemudi itu menemukan notifikasi ‘500 server error’ saat menghubungkan Model 3 melalui aplikasi iOS di Seoul, Korea Selatan.

    “Seharusnya kembali online sekarang. Seperti kami mungkin secara tidak sengaja meningkatkan jaringan trafik,” jelas Elon Musk, dikutip dari The Guardian, Senin (22/11/2021).

    The Guardian mengabarkan pemadaman pertama kali dilaporkan oleh situs spesialis kendaraan listrik, Electek. Situs tersebut menerima laporan dari pemilik Tesla di Amerika Serikat (AS) dan Kanada, berikutnya mengikuti Eropa dan Asia.

    Laporan Downdetector menyebutkan sekitar 500 pengguna melaporkan menghadapi gangguan pada pukul 16:40 ET. Lebih dari 60 laporan pada pukul 21:20 ET.

    “Meminta maaf kami akan mengambil tindakan untuk memastikan ini tidak terjadi lagi,” ungkap Elon Musk.

    Electek menyebutkan sistem Tesla jarang mengalami gangguan. Sementara pada September 2020, pemadaman juga pernah terjadi pada perusahaan, baik server untuk pelanggan dan sistem internal selama beberapa jam.

    Sebenarnya pengguna Tesla tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi. Ini diungkapkan oleh editor situs Car Expert, Stuart Masson yang juga mengatakan akan ada mekanisme untuk bisa masuk atau keluar mobil tanpa aplikasi.

    “Akan ada mekanisme sekunder untuk masuk atau keluar dari mobil di luar aplikasi, kesulitan akan datang untuk pengemudi jika mereka tidak membawanya,” kata Masson.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.