Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Temukan Planet Serupa Bumi, Beneran Layak Huni?
    Insight News

    NASA Temukan Planet Serupa Bumi, Beneran Layak Huni?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 November 2021Updated:22 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Terdapat 160 planet yang ditemukan dan diidentifikasi mirip dengan Bumi. Untuk penelitian lebih lanjut, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) diminta membangun peralatan yang lebih canggih.

    Jumlah 160 planet tersebut berasal dari 4.500 exoplanet yang sebelumnya sudah diidentifikasi lebih dulu.

    “Peluang ilmiah paling menakjubkan di depan kita dalam beberapa dekade mendatang adalah kemungkinan kita dapat menemukan kehidupan di planet lain yang mengorbit bintang di lingkungan galaksi,” kata komite Astrofisikawan Caltech, Fiona Harrison dikutip dari Live Science, Senin (22/11/2021).

    Peralatan baru itu harus lebih canggih dari teleskop Hubble, serta dilengkapi dengan sensor inframerah, optik, dan ultraviolet. Namun keberadaan teleskop anyar tersebut akan tersedia 20 tahunan lagi atau sekitar 2040.

    Kebutuhan akan teleskop baru disebutkan dalam tiga prioritas astronom pada 10 tahun mendatang. Ini merupakan saran yang disampaikan oleh Akademi Sains, Teknik, dan Kedokteran Nasional kepada NASA serta National Science.

    Tiga prioritas yang jadi sorotan adalah memahami sifat lubang hitam dan bintang neutron, serta cara galaksi terbentuk dan berevolusi. Selain itu juga melakukan penelitian untuk mengidentifikasi planet lain yang serupa dengan Bumi.

    Planet mirip Bumi itu diprediksi layak huni. Dilakukan juga penelitian apakah terdapat tanda biokimia kehidupan di sistem planet lain.

    “Dengan teleskop seperti itu, kita akan melihat titik-titik kecil yang berbeda,” kata Bruce Macintosh, astrofisikawan di Stanford dan anggota komite, kepada The Atlantic.

    Macintosh mengatakan analisa cahaya yang dipantulkan dari exoplanet akan menghasilkan pengetahuan mengenai komposisi kimia atmosfer dari planet tersebut.

    Sebagai informasi, kehidupan pada sebuah planet dapat diketahui karena adanya bukti atmosfer yakni oksigen, metana dan air. Astronom juga mengesampingkan hal lain seperti aktivitas gunung api.

    [Dexpert.co.id]

    (npb/roy)



    Mind your business Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.