Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Manfaat Puasa Syawal Menurut Penjelasan Medis, Simak!
    Inspiring You

    Manfaat Puasa Syawal Menurut Penjelasan Medis, Simak!

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman11 April 2024Updated:11 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Umat Muslim di Indonesia dan beberapa wilayah lain telah merayakan Idul Fitri pada Rabu (10/4) kemarin. Selanjutnya, puasa Syawal yang sifatnya sunnah bisa dilakukan selama enam hari berturut-turut setelah Lebaran.

    Anda bisa memulai puasa Syawal pada 2-7 Syawal. Artinya, dari hari ini, Kamis 11 April 2024 hingga 16 April 2024.

    Puasa Syawal bisa juga dilakukan secara terpisah atau tidak berturut-turut. Hal ini sesuai dengan kepercayaan masing-masing. 


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selain manfaat pahala dari puasa Syawal, ternyata secara medis juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.

    Menurut spesialis gizi klinis, dr Gaga Irawan Nugraha, SpGK, M.Gizi, puasa Syawal bermanfaat bagi mereka yang khawatir dengan dampak negatif usai mengonsumsi berbagai hidangan khas Lebaran.

    “Kalau bisa saya sarankan shaum sunnah, nyawalan (puasa 1 Syawal). Kenapa harus nyawalan? Untuk tadi agar tidak cepat naik kolesterol, tidak cepat naik berat badan gitu kan, gimana agar tidak kaget,” kata dr Gaga, dikutip dari detikcom, Kamis (11/4/2024).

    Anjuran ini untuk mencegah kolesterol naik, begitu juga berat badan. Sebab, usai berpuasa penuh selama 1 bulan, momen Lebaran kerap dijadikan ajang ‘balas dendam’ makan sepuasnya.

    “Justru dengan nyawalan ini kita akan menahan peningkatan berat badan dan kolesterol,” dr Gaga menuturkan.

    Lebih lanjut, jika tidak mampu menjalankan puasa Syawal, disarankan untuk tetap menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

    Misalnya dengan menambah dua kali porsi untuk buah-buahan. Camilan khas Lebaran seperti nastar, putri salju, dan kastengel sebaiknya dihindari setelah dua hari sejak lebaran.



    Artikel Selanjutnya


    Jadwal Libur Cuti Bersama Lebaran 2024, Cek Sebelum Mudik!

    (fab/fab)


    Gaya Hidup Terkini Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.