Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terungkap Sisa Umur Matahari, Kiamat di Bumi Mengerikan
    Insight News

    Terungkap Sisa Umur Matahari, Kiamat di Bumi Mengerikan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 April 2024Updated:10 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Para ilmuwan mengungkapkan, sisa umur matahari tinggal 600 juta tahun lagi. Dalam perhitungannya, para ilmuwan mengungkapkan bahwa usia matahari kini sudah masuk ke 5 miliar tahun atau fase paruh baya (middle age).

    Para ilmuwan pun meyakini bahwa usia matahari akan berdampak negatif pada planet, termasuk Bumi. Salah satunya, Bumi disebut tak bisa jadi tempat tinggal tumbuhan dan rantai makanan akan hancur.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Suhu Matahari akan naik 10 persen lebih panas pada 1 miliar tahun. Perubahan tersebut membuat efek rumah kaca tidak bisa dikendalikan, lautan menguap, hingga kekeringan akan terjadi, dikutip IFLScience, Rabu (10/4/2024).

    Manusia kemungkinan juga tidak akan hidup dalam kondisi tersebut. Bumi, pada akhirnya, akan berubah jadi tempat yang sangat panas dan melelehkan isinya.

    “Bumi dan Mars kemungkinan akan berputar masuk ke matahari, sementara planet lainnya akan terdorong ke luar,” kata laporan Iflscience.

    Sementara itu, Matahari akan berubah menjadi bintang baru White Dwarf. Lapisan inti pusat tata surya itu akan melebur dan massa akan banyak yang hilang.

    Kejadian ini kemungkinan baru terjadi 30 miliar tahun. Namun dalam prosesnya, tata surya akan kehilangan 3 planet dalam 10 miliar tahun.

    Planet terbesar Jupiter jadi yang akan bertahan selama semua itu terjadi. Tetapi juga akan terdorong ke luar tata surya dan melebur dengan bintang lain.

    Planet terakhir baru akan ke luar sistem pada 100 miliar tahun. Jauh lebih lama dari usia alam semesta sekitar 13,8 miliar tahun.




    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.