Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Microsoft Diam-Diam Bangun Fasilitas Rahasia Rp 1.591 Triliun
    Insight News

    Microsoft Diam-Diam Bangun Fasilitas Rahasia Rp 1.591 Triliun

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 April 2024Updated:3 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – OpenAI dan Microsoft terus berupaya menjadikan AI sebagai fokus mereka berikutnya dalam komputasi.

    Namun informasi baru memberikan gambaran tentang seberapa dalam komitmen tersebut dijalankan perusahaan. Mengutip sumber yang mengetahui proyek tersebut, The Information melaporkan bahwa dua perusahaan sedang mengerjakan proyek senilai US$ 100 miliar (Rp 1.591 triliun) pada superkomputer yang dirancang untuk melatih AI baru yang lebih kuat.

    Proyek tersebut dilaporkan diberi nama kode Stargate dan dijadwalkan untuk meluncur pada 2028. Ketika ditanya mengenai masalah ini, Microsoft tidak menyangkal laporan tersebut dalam pernyataan yang diberikannya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Microsoft telah menunjukkan kemampuannya dalam membangun infrastruktur AI perintis yang digunakan untuk melatih dan menerapkan model AI terkemuka di dunia,” kata juru bicara Microsoft, dikutip dari Futurism, Senin (1/4/2024).

    “Kami selalu merencanakan inovasi infrastruktur generasi berikutnya yang diperlukan untuk terus mendorong batas kemampuan AI,” sambung pernyataan Microsoft.

    Ini menjadi investasi yang sangat besar bagi kedua perusahaan. Lalu muncul pertanyaan bagaimana semuanya akan terbayar di tengah industri AI yang masih baru?

    Sejauh ini, sebagian besar perusahaan di bidang Ai termasuk Microsoft dan OpenAI telah menawarkan layanan AI yang signifikan secara gratis, terkadang dengan versi yang lebih canggih seperti ChatGPT Plus OpenAI.

    Ada kemungkinan bahwa beberapa pemain akan muncul dengan model berlangganan. Kini sudah banyak orang yang sudah mau mengeluarkan jumlah berlangganan bulanan seperti membayar layanan streaming video.

    Namun lebih sulit membayangkan freemium dapat menjaga industri yang luas ini tetap bertahan, dan bahkan OpenAI pun tampaknya sudah mulai khawatir untuk memberikan biaya lebih.

    Komitmen baru sebesar US$ 100 miliar, ditambah besarnya biaya listrik dan pemeliharaan fasilitas, diperkirakan tidak akan mampu mengurangi tekanan tersebut.




    Hitech for better life Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.