Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»ChatGPT Bisa Dipakai Tanpa Akun, Makin Mirip Google
    Insight News

    ChatGPT Bisa Dipakai Tanpa Akun, Makin Mirip Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 April 2024Updated:2 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – OpenAI mulai mengizinkan pengguna mengakses chatbot AI generatif ChatGPT secara gratis tanpa perlu mendaftar atau membuat akun mulai Senin (1/4/2024).

    Cara mengaksesnya mudah. Cukup buka laman ChatGPT di browser Anda, lalu masukkan pertanyaan, tips, tutorial yang Anda butuhkan. Mesin bot AI-generatif akan menyodorkan jawaban seperti mesin pencari Google, tetapi lebih terkurasi.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    ChatGPT yang mulai booming akhir tahun 2022, dapat meniru percakapan manusia dan melakukan tugas-tugas seperti membuat ringkasan teks panjang, menulis puisi, dan bahkan menghasilkan rencana perjalanan.

    Perusahaan yang berbasis di San Francisco itu mengatakan bahwa mereka akan meluncurkan fitur tersebut secara bertahap untuk membuat AI dapat diakses oleh siapa saja yang penasaran dengan kemampuannya, demikian dikutip dari Reuters, Selasa (2/4/2024).

    Menurut perusahaan analisis data Sameweb, layanan populer OpenAI mengalami perlambatan pertumbuhan sejak Mei 2023, ketika trafiknya mencapai puncak pada 1,8 miliar kunjungan web.

    OpenAI mengatakan telah memperkenalkan perlindungan konten tambahan bagi pengguna yang mengakses ChatGPT tanpa mendaftar, seperti memblokir perintah dan pembuatan dalam kategori yang lebih luas. Namun pihaknya tidak merinci kategori-kategori ini.

    Selain ChatGPT versi gratis yang tidak memiliki akses langsung ke internet, OpenAI juga menawarkan versi berbayar bagi individu, tim, dan perusahaan.

    Perusahaan juga mengatakan bahwa mereka akan menggunakan konten yang disediakan oleh pengguna untuk membantu meningkatkan model bahasa besarnya, namun pengguna dapat mematikan fitur tersebut.

    Langkah ini dilakukan sekitar sebulan setelah pengusaha miliarder Elon Musk menggugat OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman, dengan mengatakan mereka mengabaikan misi awal startup untuk mengembangkan kecerdasan buatan demi kepentingan umat manusia dan bukan demi keuntungan.




    High Technology Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.