Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Ungkap Asteroid Sebesar Pesawat Melesat Menuju Bumi
    Insight News

    NASA Ungkap Asteroid Sebesar Pesawat Melesat Menuju Bumi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 April 2024Updated:2 April 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Asteroid sebesar pesawat terbang melaju cepat menuju wilayah Bumi. NASA memperkirakan asteroid yang bergerak dengan kecepatan 54 ribu kilometer per jam tersebut “melintasi” Bumi pada awal April.

    Berdasarkan data NASA, hari ini (2 April 2024), ada tiga asteroid berukuran besar yang menuju Bumi. Tiga asteroid tersebut adalah 2024 FR3, 2024 FG3, dan 2024 FN3.

    Ketiga asteroid tersebut diperkirakan berukuran sekitar 30 meter atau sebesar pesawat terbang. Namun, asteroid yang diprediksi melewat Bumi paling dekat adalah 2024 FR3, yaitu sekitar 1,3 juta kilometer dari Bumi. Asteroid 2024 FG3 diprediksi melewati Bumi di jarak 3,13 juta kilometer, sedangkan asteroid 2024 FN3 di jarak 6,79 juta kilometer.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Lintasan ketiga asteroid ini tidak “semepet” asteroid yang melewati Bumi pada 1 April. Sebuah asteroid sebesar bus melintas dengan kecepatan tinggi dengan jarak 721 ribu kilometer dari Bumi.

    NASA memantau ribuan asteroid yang bergerak di penjuru antariksa yang dinilai cukup besar dan berpotensi menubruk Bumi. Asteroid yang dipantau NASA dikategorikan sebagai “objek yang berpotensi merusak” karena ukurannya lebih besar dari 150 meter dan akan melewati area 7,5 juta kilometer di sekeliling Bumi.

    Sebagai perbandingan, jarak rata-rata antara Bumi dan Bulan adalah 385.000 kilometer.

    NASA juga telah melakukan serangkaian proyek untuk mengantisipasi bahaya akibat asteroid. Misalnya 2022 lalu, pesawat DART berhasil menabrakkan diri dengan sebuah asteroid untuk membelokkan arah orbitnya yang bertujuan menyelamatkan Bumi dari potensi tabrakan di masa depan.

    Proyek lainnya adalah pada September 2023. Pesawat OSIRIS-REx membawa sampel dari asteroid Bennu, dengan tujuan mengetahui komposisi dari batuan antariksa tersebut.




    High Technology Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.