Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Kasus DBD di RI Tiba-Tiba Meningkat, Menkes Budi Buka Suara..
    Inspiring You

    Kasus DBD di RI Tiba-Tiba Meningkat, Menkes Budi Buka Suara..

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman29 Maret 2024Updated:29 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin buka siara perihal meningkatnya kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia. Ia meminta supaya masyarakat tak perlu panik dan khawatir karena rumah sakit sudah siap menangani kasus tersebut.

    “Buat teman-teman supaya nggak panik, RS Jakarta masih cukup tempatnya karena pengalaman kita sama Covid itu fasilitasnya banyak sekali. Jadi jangan khawatir,” kata Budi di Istana Negara, Jakarta, mengutip Detikcom, Jumat (29/3/2024).

    Budi menekankan DBD merupakan penyakit menular dengan tingkatan keempat setelah malaria. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk tidak panik.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Yang juga mau saya sampaikan, itu penyakit menular DBD itu ranking 4, TBC 1 juta, HIV 500 ribu, malaria 400 ribu, DBD 120 ribuan setahun jadi supaya konteksnya tidak membuat masyarakat panik,” ujarnya.

    Budi lalu memberikan informasi untuk menekan angka DBD. Kata Budi, pihaknya sudah menyiapkan larvasida hingga insektisida. “Bak sampahnya supaya jangan ada genangan. Yang kedua kita sudah siapkan larvasida untuk mematikan jentik-jentik, kita siapkan insektisida kalau difogging,” ujarnya.

    Budi menyarankan jika masyarakat mulai merasakan demam tinggi, maka segera dibawa ke puskesmas atau rumah sakit. Sehingga menurutnya dapat ditangani secara dini. “Yang juga penting adalah pastikan kalau misalnya anaknya demam itu ada rapid testnya atau dibawa ke puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.

    “Dengue itu vatality ratenya yang meninggalnya itu rendah. Jadi kena, yang meninggalnya itu sangat rendah karena semua RS sudah tahu tinggal diberi infus yang penting jangan terlambat,” lanjut Budi.

    (pgr/pgr)


    Ide Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.