Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Makin Tertekan, iPhone Jadi Kembaran HP Android
    Insight News

    Apple Makin Tertekan, iPhone Jadi Kembaran HP Android

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Maret 2024Updated:25 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Apple kemungkinan akan melakukan perubahan pada perangkatnya di Amerika Serikat (AS). Perubahan itu akan membuat iPhone makin mirip dengan Android.

    Hal tersebut kemungkinan terjadi setelah gugatan Departemen Kehakiman AS (DoJ) pada pengadilan setempat terhadap pembuat iPhone baru-baru ini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Gugatan tersebut bertujuan mendukung perusahaan kecil yang mengembangkan aplikasi. Apple dinilai merugikan pengembang dan developer aplikasi kecil dengan menarik biaya komisi besar-besaran.

    “Kami meminta pemulihan kondisi persaingan di pasar yang terdampak tindakan Apple yang melanggar hukum,” minta Departemen Kehakiman atas gugatan senilai US$2,7 triliun, dikutip dari Reuters, Senin (25/3/2024).

    Di Eropa, Apple dipaksa melakukan sejumlah perubahan pada perangkatnya. Mulai dari perangkat charger hingga aplikasi di dalamnya.

    Berikut 4 perubahan yang dilakukan Apple

    1. Kabel Charger iPhone

    Uni Eropa mengesahkan aturan soal standar pengisian daya perangkat pada 2022. Wilayah tersebut mengharuskan semua perangkat memiliki kabel USB-C standar.

    Ini membuat Apple harus mengganti lightning port chargernya dari yang sebelumnya menjadi USB-C, mirip seperti sebagian besar HP Android sekarang.

    2. Toko Aplikasi

    Apple juga tidak bisa hanya menawarkan App Store pada para penggunanya. Aturan baru di Eropa mengharuskan adanya alternatif bagi toko aplikasi, termasuk situs web untuk mengunduh aplikasi alias sideloading yang selama ini dikenal pada HP Android.

    Dengan aturan tersebut, pengembang bisa menghindari biaya komisis 30% dari Apple. Selain aplikasi lebih murah, pengguna perangkat Apple juga bisa mengakses lebih banyak aplikasi lagi.

    3. Sistem Pembayaran

    Tidak ada lagi sistem pembayaran tunggal dari aplikasi Apple di AS maupun Uni Eropa. Pengembang aplikasi bisa mengarahkan pengguna langsung ke situsnya untuk melakukan pembelian.

    Di Eropa, metode ini dilakukan setelah adanya UU pasar Digital. Sementara di AS, Apple terpaksa melakukannya usai tuntutan hukum dari Epic Games.

    4. Browser

    Apple juga tak bisa lagi menawarkan Safari sebagai browser default. Pembaruan iOS 17.4 menawarkan pilihan beralih saat pengguna membuka Safari.




    Insight for you Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.