Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos Apple Datang, iPhone Harus Punya Pabrik RI Seperti Janji Prabowo?
    Insight News

    Bos Apple Datang, iPhone Harus Punya Pabrik RI Seperti Janji Prabowo?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Maret 2024Updated:24 Maret 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Hampir semua merek yang menjual smartphone di Indonesia telah melakukan perakitan perangkatnya pada fasilitas manufaktur di Indonesia, kecuali Apple. Produsen iPhone itu sampai saat sekarang masih mengandalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) jalur investasi.

    Perusahaan asal Cupertino AS itu tidak memproduksi atau merakit HP-nya di RI. Merek asal AS tersebut pun mendistribusikan ponselnya lewat beberapa distribustor resmi.

    Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno mengatakan saat ini Indonesia, baik dari segi perangkat, network, maupun jasa belum mandiri.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Apa buktinya belum mandiri? Coba Anda cek impor jauh lebih besar daripada ekspor. Tentu kalau kita ngomong pemerintah, bagaimana itu bisa dibalik kapan kita bisa ekspor lebih besar. Mulai dari mana? ya skrng ini yang cepet dikerjasamakan kan device, sehingga menurut saya sih dorongan terhadap produk-produk partnership dengan lokal untuk meningkatkan TKDN akan terus berlangsung,” ujar Sarwoto saat ditemui usai buka puasa bersama di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kamis (21/3/2024) malam.

    Ketika ditanya apa tindakan Kominfo jika pemerintahan selanjutnya menghendaki semua HP diproduksi di Indonesia, Sarwoto menjelaskan bahwa policy atau kebijakan itu ada urutannya. Menurutnya policy itu nanti larinya akan ke business to business (B2B).

    “Policy itu biasanya larinya ke B2B, policynya begini, bisa nggak dirunding? mangkanya tadi Pak Menteri bilang, okelah coba nanti kita deketin, itu artinya kita punya policy begini you responsnya gimana bisa enggak B2B? kalau B2B selesai ya ngapain regulasi harus turun,” ujar dia.

    “Tapi begitu B2B nya tidak bisa dijalankan, sedangkan kita terus memerlukan, kita akan mengubah kebijakan menjadi regulasi. Begitu [sudah dalam bentuk] regulasi semua terikat,” imbuhnya.

    Menurutnya Menteri Kominfo yang saat ini menjabat lebih mementingkan menyelesaikan masalah dari sisi komunikasi. Apa yang menjadi permasalahan kemudian regulasinya belum begitu jelas, ia cenderung memilih untuk duduk bersama dan sebisa mungkin diselesaikan dengan less regulation.

    “Kalau itu policynya bisa dijalankan dengan rundingan, rundingan selesai. Menurut saya itu lebih bagus ya,” kata Sarwoto.

    Dalam kesempatan yang sama, Menteri Kominfo Budi Arie mengatakan CEO Apple Tim Cook berencana akan ke Indonesia pada April mendatang.

    “Dari Apple Tim Cook mau datang 20 April,” kata Budi Arie.

    Masalah impor HP ini sempat dibahas dalam debat Pilpres 2024 beberapa waktu yang lalu. Saat itu, cawapres Prabowo Subianto menanggapi jawaban Anies Baswedan ketika ditanya soal maraknya impor HP di RI, tetapi nilai investasi di dalam negeri masih minim.

    Saat ini nilai impor HP di Indonesia tercatat mencapai Rp 30 triliun. Sementara itu, investasi pabrik HP di Indonesia hanya Rp 0,5 triliun.

    Anies mengatakan solusi dari masalah tersebut adalah mendorong investasi padat karya. Caranya adalah melakukan perbaikan di sektor birokrasi dan pemberantasan korupsi. Selain itu, perizinan untuk pemain lokal perlu dipercepat dan dijamin keamanannya.

    Menanggapi hal tersebut, Prabowo mengklaim dirinya selalu solutif dan fokus pada tindakan. Ia mengatakan solusinya mudah, yakni dengan membangun pabrik di RI.

    “Kalau memang hanya Rp 0,5 triliun (investasi produsen HP di dalam negeri) dan perlu kehendak politik ya bangun pabrik itu segera,” ujarnya.



    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.