Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Phising Merajalela, Seleb Korea Ramai-Ramai Demo Youtube-Instagram Cs
    Insight News

    Phising Merajalela, Seleb Korea Ramai-Ramai Demo Youtube-Instagram Cs

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Maret 2024Updated:23 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Phising semakin merajalela di Korea Selatan, korbannya pun termasuk para selebriti papan atas.

    Sekelompok selebriti Korea Selatan meminta platform media sosial, termasuk YouTube, untuk mengambil tindakan terhadap meningkatnya penipuan phishing online yang mengeksploitasi identitas mereka.

    “Sejak tahun lalu, organisasi penipuan phishing telah menargetkan tokoh-tokoh terkenal atau berpengaruh, seperti mantan presiden, pemimpin konglomerat, selebriti, dan YouTuber, di Facebook dan Instagram,” tulis pernyataan bersama koalisi yang beranggota lebih dari 130 orang itu, dikutip dari Yonhap News, Sabtu (23/3/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Tetapi ternyata perusahaan platform terbaik di dunia dengan teknologi mutakhir tidak memiliki sistem untuk menyaring iklan palsu terlebih dahulu,’ lanjut pernyataan tersebut.

    Mengutip data dari kepolisian, mereka mengatakan lebih dari 1.000 kasus dengan nilai sekitar 120 miliar won (Rp 1 triliun) telah dilaporkan. Laporan tersetbu melibatkan para ahli seperti nasihat investasi keuangan antara bulan September dan Desember tahun lalu.

    Untuk mencegah phising, mereka menuntut platform media sosial global, seperti YouTube, Facebook dan Instagram, serta perusahaan platform lokal, termasuk Naver Corp. dan Kakao Corp., menerapkan sistem untuk secara proaktif mendeteksi dan memblokir iklan yang salah terlebih dahulu.

    Mereka juga meminta pemerintah Korea Selatan membentuk tim investigasi yang didedikasikan untuk memerangi penipuan phishing online.

    “Menjaga platform kami tetap aman adalah prioritas utama Google,” kata juru bicara Google.

    “Kami memiliki kebijakan ketat untuk melarang hal tersebut dan tim kami yang berdedikasi bekerja sepanjang waktu untuk menegakkan kebijakan ini dalam skala besar, mengambil tindakan tegas terhadap para penipu, termasuk menghapus iklan yang melanggar dan menangguhkan akun pengiklan terkait,” imbuh mereka.

    Sementara itu Meta yang mengoperasikan Facebook dan Instagram, juga mengatakan akan melanjutkan upayanya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kredibel untuk platformnya.




    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.