Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Gemini Google Error, Wamenkominfo: Masih Masa Percobaan
    Insight News

    Gemini Google Error, Wamenkominfo: Masih Masa Percobaan

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Maret 2024Updated:23 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria ikut mengomentari soal tools AI milik Google, Gemini yang sempat membuat kesalahan saat bekerja. Menurutnya ini masih dalam masa percobaan.

    “Mereka masih meng-exercise lah gitu ya bagaimana yang tadi yang berbasis teks sekarang menjadi multimodel dimana teks, suara, gambar itu bisa digabungkan jadi satu lewat satu algoritma dengan menggunakan kecerdasan buatan ini,” kata Nezar di kantor Kominfo, Jumat (22/3/2024).

    “Dan kalau ada hasilnya yang mungkin ada deviasi di sana, ada halusinasi dan lain sebagainya, ya ini bagian dari percobaan itu,” imbuhnya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Nezar berharap percobaan yang dilakukan AI bisa dilakukan melalui konsep sandbox. Jadi sebelum digunakan sudah mengikuti regulasi dan tidak memiliki dampak di kemudian hari.

    “Sehingga sebelum diluncurkan ke publik, dia sudah complied dengan regulasi-regulasi yang dilakukan sehingga tidak menimbulkan efek-efek yang tidak diharapkan terutama tentu saja efek terhadap misinformasi dan disinformasi. Ini yang paling terasa ke publik,” jelasnya.

    Selain itu juga perlu diperhatikan terkait perlindungan data. Hal lain yang penting terkait hak cipta, satu masalah yang sempat jadi perhatian saat AI booming beberapa tahun lalu.

    Menurutnya semua masalah ini perlu diselesaikan. Khususnya bagi pihak yang mengembangkan teknologi tersebut untuk mengolah informasi.

    “Lalu juga tentang perlindungan data. Lalu ada isu juga bagaimana melindungi yang namanya hak cipta. Dan problem-problem ini saya kira memang harus dijawab oleh semua pihak yang mengembangkan teknologi AI untuk mengolah informasi,” kata Nezar.

    Belum lama ini, Google mengungkapkan Gemini bermasalah. Model bahasa besar itu tidak memberikan gambar orang berkulit putih saat diminta penggunanya.

    Pihak Gemini memastikan akan langsung memperbaiki masalah tersebut.



    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.