Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terlambat Bangun Teknologi 5G RI Ternyata Justru Untung
    Insight News

    Terlambat Bangun Teknologi 5G RI Ternyata Justru Untung

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Maret 2024Updated:23 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sampai saat ini jaringan 5G belum begitu masif di Indonesia. Namun, ternyata ini dinilai oleh Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno menjadi sebuah keuntungan.

    Ia mengatakan, belum tersedianya jaringan 5G ini akan membuka kesempatan kita memperoleh teknologi yang sudah jauh lebih matang.

    “Buat kita yang sampai hari ini belum loncat ke 5G itu juga suatu kesempatan lho. Kita memperoleh teknologi yang sudah lebih matang daripada kita adopsi 5G empat atau lima tahun lalu yang belum matang,” ujar Sarwoto saat ditemui di Kantor Kominfo, Jakarta, Kamis (21/3/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ini juga menjadi kesempatan bagi para pelaku bisnis. Maka dari itu, kata dia, untuk task force untuk menentukan bentuk insentif 5G bagi operator, terus selalu mendengar suara seluruh industri yang berkepentingan dalam menggelar 5G.

    Mengenai insentif 5G sampai saat ini mereka masih belum selesai, menurutnya ini ekosistem 5G itu berbeda dengan 4G.

    “Iya makanya tadi task force-nya belum selesai. Jadi maksud saya, kembali lagi pada basic business plan. Karena 5G itu beda sekali dengan 4G. Environment bisnisnya beda,” jelas Sarwoto.

    “Jadi ini terus bergulir tapi kalau Anda ngomong waktu sampe Oktober, let’s see lah,” imbuhnya.

    Use case untuk 5G sendiri memang tidak hanya digunakan untuk mobile broadband saja, tapi juga untuk IoT dan industri robotik lainnya.

    “Ada istilah use case ada istilah stand alone, ada istilah sekarang ini converge dari low band, middle band, high band ini kan kematangan suatu perkembangan untuk 5G.” katanya.



    Mind your business Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.