Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Sah! TikTok Wajib Lepas dari China atau Diblokir
    Insight News

    Sah! TikTok Wajib Lepas dari China atau Diblokir

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Maret 2024Updated:18 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Badan legislatif Amerika Serikat menyepakati undang-undang yang memaksa ByteDance menjual TikTok. TikTok bakal diblokir di Amerika Serikat jika masih berada di bawah kepemilikan perusahaan China.

    Reuters melaporkan bahwa isi undang-undang yang disahkan oleh House of Representatives Kongres AS mengharuskan ByteDance, perusahaan China pemilik TikTok, melepas saham mereka di TikTok dengan tenggat 6 bulan ke depan.

    Undang-undang tersebut disahkan berkat dukungan kedua partai terbesar di AS, yaitu Demokrat dan Republik, dengan perolehan suara 352-65. Namun, regulasi tersebut berpotensi menemui hambatan di Senat AS. Menurut Reuters, sebagian anggota Senat AS memilih pendekatan berbeda soal ancaman TikTok terhadap keamanan nasional AS.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami bekerja keras untuk mengedukasi Senat tentang dampak dari rancangan undang-undang ini terhadap lebih dari 170 juta warga AS yang menggunakan layanan kami. Strategi kami tetap sama, kami percaya bahwa cara terbaik untuk bersikap soal keamanan nasional adalah pelindungan data pengguna yang transparan dan berbasis di AS,” kata manajemen TikTok dalam memo internal yang dikutip oleh Reuters.

    Nasib TikTok sedang menjadi sorotan di Washington DC. Beberapa anggota Kongres AS menyatakan bahwa kantor mereka dibombardir panggilan telepon dari pengguna TikTok usia remaja yang menentang regulasi tersebut. Volume keluhan soal TikTok bahkan melampaui panggilan telepon yang meminta gencatan senjata di Gaza.

    “Prosesnya sangat rahasia dan UU ini dipaksakan karena satu alasan, pemblokiran,” kata juru bicara TikTok.

    TikTok adalah salah satu dari beberapa target pemerintah AS dalam upaya mereka membendung pengaruh China yang dinilai mengancam keamanan nasional. Sasaran lainnya adalah teknologi IoT di kendaraan bermotor, chip AI, hingga derek raksasa di pelabuhan Amerika Serikat.

    Senator Maria Cantwell, yang mengepalai Komite Perdagangan di Senat, menyatakan bahwa ia ingin memastikan regulasi yang disahkan bisa bertahan di pengadilan.



    Hitech for better life Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.