Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Terancam Diblokir di AS, TikTok Minta Dukungan Pengguna Lokal
    Insight News

    Terancam Diblokir di AS, TikTok Minta Dukungan Pengguna Lokal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Maret 2024Updated:17 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – TikTok menampilkan pemberitahuan khusus di dalam apilikasinya kepada beberapa penggunanya di Amerika Serikat (AS) pada hari Jumat (15/3/2024).

    Pengumuman TikTok ini, dikutip dari Reuters dan CNA, mendesak pengguna untuk menghubungi senator mereka dan meminta mereka untuk menentang atau memilih ‘tidak’ pada rancangan undang-undang yang akan memblokir aplikasi video pendek populer ini jika tidak melakukan divestasi dari perusahaan teknologi Tiongkok ByteDance .


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Beri tahu Senator Anda betapa pentingnya TikTok bagi Anda. Minta mereka untuk memilih ‘tidak’ terhadap larangan TikTok,” tulis TikTok dalam pemberitahuan itu.

    Tidak main-main, pemberitahuan ini juga memungkinkan pengguna di AS untuk memasukkan kode pos mereka guna menemukan nomor telepon senator mereka.

    “Sekarang, jika Senat memberikan suara, masa depan kreativitas dan komunitas yang Anda cintai di TikTok bisa ditutup,” bunyi pemberitahuan tersebut.

    Pada pekan lalu (13/3/2024), Dewan Perwakilan Rakyat AS dengan suara mayoritas menyetujui untuk mengesahkan RUU yang memberi ByteDance waktu sekitar enam bulan untuk menjual aset aplikasinya di AS, atau menghadapi larangan. Gedung Putih mengatakan Senat harus mengambil “tindakan cepat”, dan Presiden Joe Biden mengatakan dia akan menandatangani RUU tersebut.

    “Kami akan terus memberi informasi kepada komunitas kami tentang bagaimana RUU pelarangan ini akan berdampak pada mereka dan apa yang dapat mereka lakukan agar suara mereka didengar,” kata juru bicara TikTok.

    TikTok juga menjelaskan peringatan tersebut hanya diberikan kepada pengguna yang sudah cukup umur untuk memilih. Peringatan tersebut ditampilkan saat beberapa orang membuka aplikasi, dan juga muncul saat pengguna menelusuri “larangan TikTok”.

    TikTok mengirimkan peringatan serupa kepada pengguna menjelang pemungutan suara di DPR, memperingatkan bahwa pemerintah akan menghapus komunitas yang Anda dan jutaan orang Amerika lainnya sukai.

    Akibat aksi TikTok ini, anggota parlemen mengeluh kantor mereka dibanjiri panggilan dari pengguna TikTok yang menentang undang-undang tersebut.




    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.