Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»IBM PHK Gede-gedean, Pegawai Marketing Dipangkas
    Insight News

    IBM PHK Gede-gedean, Pegawai Marketing Dipangkas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa13 Maret 2024Updated:13 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – IBM akan memangkas jumlah pegawai di divisi pemasaran dan komunikasinya. Rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran ini adalah bagian dari strategi IBM menggunakan AI untuk melaksanakan pekerjaan yang dulu dilakukan oleh manusia.

    CNBC International melaporkan bahwa Chief Communication Officer IBM, Jonathan Adashek mengumumkan pemangkasan jumlah pegawai dalam rapat dengan anggota tim pemasaran dan komunikasi, yang berlangsung selama tujuh menit.

    Keputusan ini sejalan dengan rencana IBM untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara besar-besaran. Pada Desember, CEO IBM Arvind Krishna menyatakan bahwa perusahaannnya akan “meningkatkan skill pegawai dalam menggunakan AI” setelah mengumumkan akan memangkas 8.000 perkerjaan di perusahaan untuk digantikan dengan AI.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam pertemuan dengan pemegang saham pada Januari tahun lalu, IBM menyatakan telah memangkas 3.900 pekerjaan di perusahaan.

    “Dalam laporan keuangan kuartal IV, IBM telah mengungkapkan rencana penyeimbangan jumlah tenaga kerja yang terdiri dari persentase satu digit dari total pegawai SDM di seluruh dunia, kami berharap akan mengakhiri 2024 dengan jumlah pegawai setara dengan awal 2024,” kata IBM dalam pernyataan kepada CNBC International.

    Selain IBM, perusahaan teknologi lain juga meneruskan kebijakan PHK massal mereka. Sepanjang tahun ini, ada 204 perusahaan teknologi yang melakukan PHK massal dengan jumlah karyawan terdampak nyaris mencapai 50.000 orang. Alphabet, Amazon, dan Google diketahui meneruskan pengurangan program PHK massal mereka pada awal 2024.

    Kinerja keuangan IBM mulai kembali menunjukkan pertumbuhan dalam dua tahun terakhir, tetapi masih belum sepesat sebelumnya. Pendapatan IBM pada kuartal IV/2023 hanya naik 4 persen.

    IBM berusaha mengambil kesempatan dari tren AI yang mewarnai perkembangan industri teknologi dalam 2 tahun terakhir. Pada Mei 2023, IBM mengumumkan WatsonX, yang disebut sebagai studio pengembangan yang bisa digunakan oleh perusahaan untuk “melatih, menyesuaikan, dan menggelar” model pembelajaran mesin.

    Bisnis AI generatif dan produk WatsonX naik dua kali lipat pada kuartal IV/2023 dibandingkan dengan kuartal III/2023. Namun, pada kuartal III/2024 pendapatan IBM dari kedua bisnis tersebut “hanya” di kategori rendah bilangan ratusan juta dolar AS.

    IBM dinilai tertinggal dalam bidang layanan AI untuk perusahaan dan harus bersaing dengan Microsoft, Google, dan Amazon yang sudah lebih dulu menyediakan layanan serupa. IBM juga dinilai lembat dalam mencari model monetisasi yang tepat untuk teknologi AI milik mereka.




    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.