Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Dikritik Habis-Habisan, Terpaksa Menyerah sama Aturan Baru
    Insight News

    Apple Dikritik Habis-Habisan, Terpaksa Menyerah sama Aturan Baru

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa12 Maret 2024Updated:12 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Software developer yang menggunakan App Store milik Apple sebentar lagi bisa mendistribusikan aplikasi ke pengguna mereka di Uni Eropa secara langsung dari situs web. Rencananya aturan baru ini sudah bisa berlaku pada musim semi ini, kata Apple pada Selasa (12/3/2024). 

    Mengutip laporan Reuters, keputusan ini merupakan bagian dari perubahan yang disyaratkan oleh peraturan baru UE yang memaksa Apple untuk membuka ekosistemnya yang selama ini sangat tertutup.

    Undang-undang Pasar Digital (DMA) Uni Eropa, yang mulai diberlakukan minggu lalu, mewajibkan Apple (AAPL.O), membuka opsi alternatif untuk app store di iPhone dan mengizinkan pengembang untuk tidak menggunakan sistem pembayaran dalam aplikasinya, yang mengenakan biaya hingga 30%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kami memberikan lebih banyak fleksibilitas bagi developer yang mendistribusikan aplikasi di Uni Eropa, termasuk memperkenalkan cara baru untuk mendistribusikan aplikasi langsung dari situs pengembang,” kata Apple dalam sebuah postingan blog.

    “Apple akan memberikan developer resmi akses ke API (application programming interfaces) yang memfasilitasi distribusi aplikasi mereka dari web, yang terintegrasi dengan banyak fungsi dalam sistem, back up, dan banyak lagi,” kata perusahaan asal AS itu.

    Perubahan lainnya termasuk mengizinkan developer yang menyiapkan aplikasi marketplace alternatif untuk menawarkan katalog yang hanya terdiri dari aplikasi milik developer marketplace itu sendiri secara langsung.

    Perubahan yang dilakukan Apple terjadi di tengah kritik yang terus berlanjut dari para pesaingnya. Pelanggaran DMA dapat mengakibatkan denda bagi perusahaan sebesar 10% dari omzet global mereka.



    High Technology Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.