Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Jangan Skip Sahur! Tubuh Kamu Bisa Alami Gejala Ini
    Inspiring You

    Jangan Skip Sahur! Tubuh Kamu Bisa Alami Gejala Ini

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman10 Maret 2024Updated:10 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id –Sebagian orang mungkin kerap melewatkan momen sahur ketika akan berpuasa di bulan Ramadhan. Umat Islam harus paham, melewatkan momen sahur tidak hanya berakibat jangka pendek berupa rasa lapar yang sangat di siang hari. Melewatkan momen sahur, ternyata juga punya dampak panjang untuk kesehatan.

    Dokter gizi dari Rumah Sakit Siloam TB Simatupang,Christopher Andrian, mengungkapkan kebiasaan tidak sahur bisa berisiko menyebabkan defisiensi terutama protein. “Bayangkan kalau tidak sahur, hanya minum air putih dan baru makan lagi jam 6 sore, berarti dia harus memenuhi kebutuhan hariannya dalam 1 kali makan, itu akan terjadi risiko defisiensi protein,” kata dia dikutip dari Detikhealth, Minggu (10/3/2024).

    Andrian mengatakan efek dari kekurangan asupan makanan bisa beraneka ragam. Penderita, kata dia, bisa mengalami rambut rontok hingga kulit kering.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Lama-lama rambutnya rontok, kulitnya kering karena asupan protein harian nggak tercukupi,” katanya.

    Andrian mengatakan risiko defisiensi protein ini semakin besar apabila dilakukan terus menerus. Penderita, kata dia, akan merasakan tubuh lemas, sakit dan imunitas tubuh yang menurun. Dia mengatakan orang yang tidak makan sahur bisa saja mampu bertahan mengatasi lapar. Namun, dia mengingatkan mengenai dampak buruk yang mungkin saja terjadi.

    “Kami sarankan makan sahur dengan komposisi padat supaya pengosongan lambung lebih lambat. Jangan bentuk yang cair, yang gampang dicerna, kayak jus atau teh manis doang. Karena bentuknya liquid, lambung kita jadi kayak numpang lewat doang. 2 jam kemudian sudah lapar lagi,” kata dia.

    Selain itu, Andrian juga menyarankan orang yang berpuasa untuk memperhatikan kandungan gizi dari makanan yang mereka makan setiap sahur maupun berbuka. Dia mengatakan makanan harus terdiri dari karbohidrat, protein, lemak dan serat.

    “Saat sahur jangan cuma kopi atau teh manis doang. itu malah kebutuhannya nggak akan terpenuhi dengan baik. Sahur itu tujuannya adalah memenuhi kebutuhan harian kita saat puasa,” katanya.



    Artikel Selanjutnya


    Studi Ungkap 8 Cara Mudah Memperpanjang Umur hingga 24 Tahun

    (hsy/hsy)


    Mind your business Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.