Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Jangan Lakukan Ini Saat Pakai ChatGPT, Risikonya Ngeri!
    Insight News

    Jangan Lakukan Ini Saat Pakai ChatGPT, Risikonya Ngeri!

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Maret 2024Updated:6 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Chatbot berbasis AI jadi platform yang digemari dalam beberapa tahun terakhir. Popularitasnya dimulai saat chatbot buatan OpenAI, ChatGPT, diluncurkan akhir tahun 2022 lalu.

    ChatGPT dalam waktu beberapa bulan saja mampu mengantongi ratusan juta pengguna. Kesuksesan itu diikuti perusahaan lain yang merilis hal serupa termasuk Google melalui Gemini.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Banyak orang menggunakan chatbot untuk berbagai alasan. Mulai dari mencari resep makanan, hingga membuat karya tulis.

    Namun, pengguna harus memerhatikan beberapa hal saat menggunakan ChatGPT atau layanan serupa. Dengan begitu, pengguna bisa terhindar dari beberapa risiko termasuk pelanggaran hak cipta dan data pribadi.

    Wakil Menteri Kominfo Nezar Patria membagikan beberapa tips untuk menggunakan chatbot dengan baik. Salah satunya, tidak mengklaim hasil karya chatbot sebagai buatan sendiri.

    “Pertama, gunakan AI sesuai kepentingan, seperti membantu pekerjaan kita agar lebih bagus. Tapi bersikap jujur penting, jangan pakai ChatGPT lalu klaim sebagai karya sendiri. Di situ ada masalah hak cipta,” kata Nezar ditemui usai acara IBM Indonesia AI for Business Leadership Summit 2024, di Jakarta, Rabu (6/3/2024).

    Selain itu, ia juga menekankan untuk melindungi data pribadi dari AI. Sebab, teknologi itu beroperasi dengan asupan banyak data.

    Pengguna perlu berhati-hati dengan data yang dibagikan pada platform. Ia mengimbau pengguna mengecek ketentuan berlaku soal pembagian data yang diserahkan ke platform.

    “Hati-hati dalam menggunakan AI, karena makanannya adalah data. Perlu juga untuk mewaspadai data-data pribadi yang diserahkan pada platform-platform dengan pertanggungjawaban enggak jelas,” kata dia.

    “Baca term and condition, consent data apa saja yg diserahkan. Masyarakat hati-hati dalam penggunaan, terutama melindungi data pribadi,” ia menuturkan.




    Teknologi Informasi Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.