Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»PLN Gunakan 264 Motor Listrik Untuk Kendaraan Operasional
    Insight News

    PLN Gunakan 264 Motor Listrik Untuk Kendaraan Operasional

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 November 2021Updated:15 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – PLN melalui anak usaha PT Haleyora Power (HP) bekerja sama dengan PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) menyediakan sepeda motor listrik. Saat ini jumlah total mencapai 264 unit.

    Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN Syofvi Felienty Roekman mengatakan, pihaknya secara bertahap mendorong akselerasi kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya dengan menggandeng Gesits sebagai kendaraan operasional tenaga kerja pelayanan teknik (Yantek).

    “Saat ini Yantek kita (PLN) kan banyak ya, kira-kira ada 35.000 orang. Nah, mereka butuh kendaraan seperti apa saja? Kita inginnya mendorong penggunaan kendaraan listrik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (15/11/2021).

    Untuk operasional yantek PLN, sudah terdapat 150 motor listrik yang diadakan sejak 2019. Kemudian, nantinya akan ada penambahan 114 motor listrik.

    Adapun 114 motor akan disebarkan di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Provinsi Riau. Khusus di Jawa Barat, kata Syofvi, PT HP telah menggunakan 41 motor listrik untuk operasionalnya.

    Direktur Utama PT HP Purnomo mengatakan di wilayah Jawa Barat ada 1.924 Yantek. Menurut dia, tantangan menggunakan motor listrik adalah menjangkau wilayah-wilayah terpencil.

    “Karena ada beberapa lokasi sulit untuk dijangkau sehingga memerlukan motor dengan spesifikasi khusus (motor trail),” ujarnya.

    Kendati demikian, ke depan, secara bertahap motor Yantek PLN akan diganti dengan motor listrik menyesuaikan kondisi lapangan.

    Direktur Utama PT WIMA Muhammad Samyarto mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bentuk sinergi BUMN untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

    “Harapan ke depan, motor listrik bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Kecepatannya juga sudah seperti motor biasa. Motor ini (Gesits) di- charge di rumah sudah bisa,” kata dia.

    Sebagai informasi, kedua pihak telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman pada 8 November 2020. Kesepakatan tersebut merupakan wujud PLN mendorong penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di antara para pelaku usaha baik produsen kendaraan listrik maupun para pengguna dalam menuju ketahanan energi nasional.

    [Dexpert.co.id]

    (dob/dob)



    High Technology Smart your life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.