Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»East Ventures Buka-bukaan Prospek Startup RI Usai Tech Winter
    Insight News

    East Ventures Buka-bukaan Prospek Startup RI Usai Tech Winter

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa1 Maret 2024Updated:2 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Banyak yang mempertanyakan potensi ekonomi digital Indonesia usai tech winter yang diwarnai oleh badai PHK. East Ventures menyatakan potensi startup RI masih besar karena perkembangan ekonomi digital RI baru di tahap awal.

    Managing Partner East Ventures, Roderick Purwana menggunakan perkembangan ecommerce sebagai contoh. Penetrasi ecommerce RI saat ini masih 10 persen. Ia memperkirakan penetrasi masih bisa tumbuh hingga 15-20 persen dalam beberapa waktu ke depan.

    penetrasi e-commerce di Indonesia sekitar 10%. Namun angka tersebut akan terus bertambah, hingga mencapai 15-20%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Jadi penetrasi ecommerce indonesia mungkin sekitar 10 persenan. Prediksinya ke depan akan terus bertumbuh, mungkin 15 atau 20 persen,” kata Roderick dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2024, di Jakarta, Kamis (29/2/2024).

    Roderick bercerita tentang keberhasilan East Ventures diTokopedia, yang menjadi salah satu perusahaan pertama yang menerima dana East Ventures 15 tahun lalu.

    Saat itu, transaksi Tokopedia juga belum banyak dalam satu hari. Berbeda dengan sekarang yang bisa mencapai jutaan transaksi per hari.

    “Dan kebetulan salah satu investasi pertama kita itu di tokopedia. Kalau kita lihat waktu itu, jumlah transaksi per hari pada waktu kita invest itu hampir 15 tahun lalu mungkin dalam puluhan ya per hari. Hari ini jumlah transaksinya makin banyak ya, jutaan,” jelas dia.

    Meski terus bertumbuh, dia meyakini toko offline masih tetap ada. E-commerce tak serta merta menggantikan peranan offline.

    “Tapi apakah akan menggantikan total peran offline? sepertinya kita belum lihat bahkan di negara-negara yang sudah maju, itu belum bisa menggantikan peran offline,” ucapnya.

    Roderick menjelaskan perubahan teknologi memang tidak bisa dihindari dan akan jadi kehidupan sehari-hari masyarakat. Namun posisinya akan melengkapi untuk memperbaiki kehidupan manusia di dalamnya.




    High Technology Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.