Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Bongkar Misteri Kehancuran Penjelajah Mars
    Insight News

    NASA Bongkar Misteri Kehancuran Penjelajah Mars

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa28 Februari 2024Updated:28 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Nasib penjelajah Mars, Ingenuity, tragis. Pesawat tersebut hancur saat tiba di Planet Merah pada Januari lalu.

    Kini, NASA buka-bukaan penyebabnya. Lembaga Antariksa tersebut mengatakan permukaan Mars yang kasar membuat Ingenuity kesulitan melakukan navigasi.

    Permukaan Mars menyebabkan salah satu rotor penting pesawat rusak.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Tim percaya medan Mars kemungkinan besar jadi penyebab utama pendaratan yang tidak wajar,” jelas lembaga antariksa itu, dikutip dari Mashable, Rabu (28/2/2024).

    Ingenuity merupakan kendaraan pertama yang berhasil terbang dan terkendali di luar Bumi. Penjelajah itu berhasil terbang 72 kali dengan jarak sejauh 2.315 kaki (sekitar 705 meter).

    Untuk bisa terbang, helikopter itu memutar bilah rotor dengan kecepatan 2.400 putaran per menit. Bersama Perseverance, Ingenuity bertugas mencari kehidupan yang pernah ada di Mars pada masa lalu.

    Namun sayang nasib buruk menimpa kendaraan NASA itu. Ingenuity jatuh dan menghantam keras permukaan Mars pada 18 Januari lalu.

    Kejadian itu membuat helikopter tidak bisa lagi menghasilkan daya angkat. Artinya tak bisa digunakan untuk terbang seperti sebelumnya.

    Penjelajah Perseverance berhasil mengabadikan kondisi Ingenuity setelah kecelakaan tersebut. Dari gambar terlihat bahwa salah satu rotor helikopter patah.

    Dalam salah satu foto nampak Ingenuity tergeletak bersama sisa rotor. Sementara rotor yang tersisa berada jauh dari helikopter itu.

    “Satu bilah rotor patah total, ujung lainnya rusak,” kata desainer geovisual, Simeon Schmauß yang menyempurnakan citra NASA dari Perseverance.




    High Technology Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.