Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»NASA Bongkar Rahasia Asal Usul Makhluk Hidup dari Kerikil
    Insight News

    NASA Bongkar Rahasia Asal Usul Makhluk Hidup dari Kerikil

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa22 Februari 2024Updated:22 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – NASA menemukan “benih kehidupan” di material seberat 122 gram yang dibawa pulang dari asteroid Bennu.

    Sampel material bebatuan dari asteroid Bennu adalah hasil dari perjalanan misi wahana OSIRIS-REx. OSIRIS-Rex mendarat di 24 September 2023 di padang pasir Utah membawa kapsul berisi bebatuan.

    Namun, pembongkaran kapsul di Johnson Space Center di Houston ternyata lumayan sulit. Sebanyak 2 dari 35 sabuk yang mengunci kapsul macet. Peneliti NASA pada awalnya terpaksa hanya mengangkat sekitar 70,3 gram yang tersisa di tutup kapsul.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Para peneliti kemudian harus mendesain dan membuat perangkat khusus untuk membongkar kapsul OSRIS-Rex. Setelah berhasil membuka dua sabuk terakhir, mereka kini memiliki sampel seberat 51,2 gram.

    OSIRIS-REx adalah misi NASA untuk mengambil sampel dari asteroid di luar angkasa. Wahana berangkat dari Bumi pada September 2016 kemudian menempuh 320 juta kilometer untuk “berjumpa” dengan asteroid Bennu. Para peneliti kemudian menghabiskan 2 tahun untuk menentukan lokasi yang pas untuk pendaratan di asteroid tersebut.

    Setelah mendekati permukaan Bennu, OSIRIS-REx menembakkan nitrogen agar bisa mendarat dengan mulus sekaligus mengais sampel bebatuan. Perjalanan kembali ke Bumi dimulai pada Mei 2021.

    Konten asteroid Bennu adalah bebatuan berusia 4,5 miliar tahun atau dari awal terciptanya Tata Surya. Di antaranya, para peneliti juga memperkirakan ada elemen “purba” yang merupakan benih dari terciptanya kehidupan di Bumi.

    Benih tersebut diberi nama uracil, salah satu nukleobasis dari RNA. Material yang sama ditemukan di asteroid Ryugu oleh misi Hayabusa2 yang dijalankan oleh badan antariksa Jepang.




    High Technology Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.