Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Warga RI Malas Beli Ponsel, HP China Ini Malah Makin Laris
    Insight News

    Warga RI Malas Beli Ponsel, HP China Ini Malah Makin Laris

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Februari 2024Updated:19 Februari 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Hasil menggembirakan didapatkan Infinix sepanjang tahun lalu. Dalam beberapa riset, pertumbuhannya terus membaik di tengah pangsar HP yang memburuk.

    Pada laporan IDC Q3-2024 lalu, Transsion yang membawahi Infinix, Tecno dan Itel memiiki pertumbuhan tertinggi di antara vendor lainnya. Periode Juli-September pertumbuhannya 79,7%.

    Sementara saat itu, raksasa teknologi lain pertumbuhannya tercatat negatif. Misalnya Samsung dengan -17,8% yoy, Vivo -16,9% dan Oppo -4,4%.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada Q4-2023 yang dilaporkan Canalys, Transsion juga jadi perusahaan dengan pertumbuhan terbesar. Periode tersebut perusahaan mengantongi pertumbuhan hingga 147%.

    Sementara perusahaan lainnya seperti Xiaomi sebesar 40% dan Samsung 1%. Oppo tumbuh negatif sebesar -41%.

    Menanggapi hal tersebut, Brand Communications Manager Infinix Indonesia, La Ode Iman menjelaskan perusahaannya mengeluarkan banyak produk baru dengan harga dan spesifikasi yang pas dengan masyarakat Indonesia.

    “Karena tahun lalu banyak yang diluncurkan. Kemungkinan harga yang pas spek yang pas. Ketika ngomongin audiens gaming digandrungi di Indonesia,” kata La Ode, di Jakarta, Senin (19/2/2024).

    Tahun ini, Infinix tetap konsisten dengan HP gamingnya. Namun La Ode menjanjikan pihaknya akan membawa kolaborasi yang baru serta produk dengan spek yang berhubungan dengan game.

    Infinix juga meluncurkan seri Pro, yang tahun lalu tidak dilakukan. Dia juga mengatakan produknya tetap akan memiliki harga yang kompetitif.

    “Fitur lebih banyak, tahun lalu enggak bawa seri Pro tahun ini bawa seri Pro. Tetap hargany kompetitif bawa pengalaman next level,” ungkapnya.

    Menurut beberapa firma riset, pasar HP merosot tajam disebabkan menurunnya daya beli masyarakat. Mereka memilih untuk memenuhi kebutuhan primer dibandingkan membeli ponsel baru.

    Pandemi yang telah usai juga membuat masyarakat mengalihkan pengeluarannya ke sektor lain. Salah satunya untuk sektor transportasi karena mobilitas yang tinggi setelah kebijakan kembali beraktivitas di luar rumah dijalankan.

    Dalam laporan IDC pertengahan tahun lalu, pasar smartphone Indonesia ambles 14,3%. Catatan buruk ini jadi pertama kalinya setelah selama 13 tahun pasar selalu bertumbuh.

    Ditanya soal pengaruhnya pada Infinix, dia mengatakan pihaknya melakukan persiapan produk yang lebih matang untuk sampai ke pasar. Termasuk memikirkan soal harga dan spesifikasi yang relevan bagi pembelinya.

    “Saat bicara audiens aware harga market fluktuatif, mereka makin cari tahu produk-produk pasarnya. Spesifikasinya relevan dengan mereka. Dikasih harga yang oke mereka akan jauh considerate punya produk tersebut, termasuk infinix,” jelasnya.

    “Dibilang enggak ngaruh, akan ngaruh dari proses persiapan produknya sampai gimana delivered ke market,” imbuh La Ode.

    Infinix Hot 40 HP gaib?

    Infinix Hot 30 sempat gaib di pasaran Indonesia. Bagaimana dengan penerusnya Hot 40 saat dijual nanti?

    Gaibnya Hot 30 sempat diakui beberapa penjual di kawasan ITC Kuningan dan Ambassador pertengahan tahun lalu. Meski banyak yang mencari, namun sulit untuk ditemui. Bahkan sulitnya Hot 30i membuat harganya melambung tinggi. Begitu pula dengan seri Note yang mengalami hal serupa.

    La Ode Iman menjelaskan seri Hot memang sangat laris di pasaran. Bahkan, saat dijual perdana langsung habis dalam waktu singkat.

    “Semoga enggak sih. Hot 30 kalau enggak salah soldout enggak sampai paginya sudah sold out lumayan cepet demandnya kemarin. Secara produknya tiga seri Hot. Berhubungan dengan unit dilaunching tahun lalu,” jelasnya ditemui di Jakarta, Senin (19/2/2024).

    Sementara kali ini terdapat dua ponsel dalam seri Hot 40 yang diluncurkan di tanah air, yakni Hote 40 Pro dan Hot 40i.

    Penjualannya kali ini juga dilakukan di kanal online dan offline. Diharapkan semua orang yang tertarik dengan HP baru Infinix bisa mendapatkannya.

    “Hopefully enggak. Punya dua [varian Hot 40] mix online dan offline diretail bisa didapatkan dan harusnya bisa untuk semua orang,” kata La Ode.

    Hot 40 Pro dijual dengan harga Rp 2,1 jutaan. Sementara Hot 40i dbanderol Rp 1,6 jutaan.




    Innovation Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.