Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tutup di RI, Pesaing Gojek-Grab Cuan Besar di Luar Negeri
    Insight News

    Tutup di RI, Pesaing Gojek-Grab Cuan Besar di Luar Negeri

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Februari 2024Updated:15 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa transportasi online Uber meraih untung besar. Perusahaan yang telah angkat kaki dari Indonesia tersebut berhasil membukukan pendapatan tahunan yang tumbuh positif untuk pertama kalinya setelah go public tahun 2019 lalu.

    Uber juga telah mengumumkan pembelian kembali saham perusahaan US$7 miliar untuk pertama kalinya.

    “Pembelian kembali saham pertama kami hari ini merupakan bentuk kepercayaan pada momentum keuangan perusahaan yang kuat,” kata CFO Prashanth Mahendra Rajah, dikutip dari Reuters, Kamis (15/2/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Uber mencatatkan arus kas bebas sebesar US$3,4 miliar pada tahun 2023. Jumlah tersebut naik US$390 juta dari tahun sebelumnya.

    Pendapatan positif bagi perusahaan berbagi kendaraan itu terjadi setelah periode Covid-19 usai. Pandemi yang menutup banyak bisnis juga berdampak besar pada industri tersebut.

    Setelah pandemi, semakin banyak orang beraktivitas di luar rumah dan kembali ke kantor. Pada akhirnya berdampak pada pendapatan Uber tahun lalu.

    Keuntungan yang didapatkan ini juga mendorong valuasi perusahaan menjadi lebih dari US$150 miliar. Analis investasi AJ Bell, Dan Coatsworth ikut angkat bicara soal hasil positif Uber.

    Dia mengatakan Uber bukan lagi startup yang hanya menghabiskan uang. Namun perusahaan membuktikan bisa menghasilkan keuntungan.

    “Dividen mungkin akan mengikuti tren, namun sekarang dengan adanya buyback Uber bukan lagi startup teknologi yang menghabiskan uang tanpa memberikan keuntungan,” jelasnya.

    Uber resmi keluar dari Indonesia pada tahun 2018. Saat itu, usahanya di tanah air dijual ke raksasa lainnya Grab.

    Keluarnya Uber juga membuat mitra pengemudi berpindah ke Grab. Namun ada juga yang pindah ke Gojek, perusahaan ride sharing asal Indonesia.




    Techno for life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.