Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Satelit Telkom Meluncur Dibawa Roket Elon Musk, Menkominfo Titip Doa
    Insight News

    Satelit Telkom Meluncur Dibawa Roket Elon Musk, Menkominfo Titip Doa

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa14 Februari 2024Updated:14 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Telkom akan meluncurkan satelit baru minggu depan. Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi titip doa untuk kelancaran tersebut.

    “Tanggal 20 ya rencananya. Kita berdoa semoga dan berharap peluncuran satelit bisa berjalan baik,” kata Budi ditemui di rumah dinas Menkominfo, Jakarta, Rabu (14/2/2024).

    Dia mengatakan dengan peluncuran tersebut bisa membuat pemerataan telekomunikasi di seluruh pelosok tanah air. Sebab cakupan bukan hanya terjadi di perkotaan saja.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Bukan soal perkotaan aja, Jakarta. Tapi warga lain seluruh Indonesia diberi layanan yang adil, yang sama dengan di kota,” ungkapnya.

    Satelit baru milik Telkom akan lepas landas dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat (AS). Satelit akan dibawa oleh roket Falcon 9 milik SpaceX, perusahaan miliarder Elon Musk.

    SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom, Ahmad Reza menjelaskan Telkomsat bekerja sama dengan SpaceX untuk memboyong satelit ke tempat beroperasinya nanti. Sementara itu perusahaan kendaraan antariksa Thales Alenia Space bertugas sebagai kontraktor utama dalam proyek tersebut.

    Salah satu tugas Thales adalah mengenai desain. Begitu juga dengan konstruksi, pengujian, dan pengiriman ke lokasi peluncuran dilakukan oleh perusahaan berbasis Perancis tersebut.

    Thales juga bertugas saat fase launch dan early orbit phase (LEOP), yakni saat satelit telah lepas dari Falcon 9 hingga mencapai slot orbit 113 derajat Bujur Timur.

    Tugas lainnya adalah pengujian performa satelit saat di slot orbit dan dukungan pada sistem pengendalian satelit dari stasiun pengendali. Selain itu juga terkait pelatihan tim engineer Telkomsat agar siap mengoperasikan satelit.

    “Dukungan lain seperti konsultasi teknis akan diberikan oleh TAS sepanjang masa pakai satelit,” kata dia.




    Hitech for better life Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.