Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apa Pengen Internet Gratis Otaknya Lamban?
    Insight News

    Apa Pengen Internet Gratis Otaknya Lamban?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa4 Februari 2024Updated:4 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Debat mulai panas pada sesi saling tanya antar calon presiden (capres). Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo meminta klarifikasi pernyataan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto yang mengomentari program internet gratis.

    “Saya punya program internet gratis, tapi di Pontianak (20/1) bapak sampaikan orang yang pengen internet gratis itu otaknya lambat,” kata Ganjar.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Ganjar juga menyinggung pendamping prabowo yakni Gibran Rakabuming Raka yang sering bicara mengenai Internet of Things (IOT), hingga hilirisasi digital. Yang dapat menangani permasalahan ketimpangan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kemiskinan.

    “Jadi apa setuju tidak pak (internet gratis) untuk perbaiki ketimpangan digital?” tanya Ganjar.

    Merespon hal itu Prabowo menyebut Ganjar tidak mendengar lengkap pernyataannya. Menurutnya internet gratis penting namun yang lebih penting adalah makan gratis untuk orang miskin.

    “Internet gratis ya saya setuju, tapi jangan internet gratis lebih dipentingkan daripada makan gratis,” jelasnya.

    Menurutnya internet gratis penting untuk mengatasi ketimpangan digital. Namun menurutnya programnya yakni makan gratis lebih bisa mengatasi banyak masalah.

    Saat itu Ganjar kembali menanggapi Prabowo. Menurutnya jejak digital tidak pernah hilang. Eks Gubernur Jateng ini menilai statement Prabowo tersebut merupakan hal yang sadis.

    “Maka di publik sudah lewat, karena pernyataan bapak sudah clear, maka kalau kita bicara orang yang pilih internet gratis otaknya lambat saya kira statement itu sangat sadis,” kata Ganjar.

    “Dan ada 12 ribu desa yang masih blind spot, padahal kita mau digitalisasi. Dan dua kementerian ini yang kita siapkan untuk jadi contoh, karena relatif datanya lengkap, ini yang kita butuhkan agar negara ini maju jauh lebih cepat,” sambungnya.



    Innovation Mind your business
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.