Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Apple Kalah Telak Lawan Epic Games Fortnite
    Insight News

    Apple Kalah Telak Lawan Epic Games Fortnite

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 November 2021Updated:10 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – Apple akhirnya diputus kalah pada pertarungan dengan Epic Game di meja hijau. Produsen iPhone itu akan dipaksa mengizinkan pengembang Epic Games menautkan pada pembayaran alternatif mereka.

    Dampak keputusan itu berpotensi memungkinkan perusahaan mengurangi biaya 15% hingga 30% yang dibebankan oleh Apple dalam transaksi melalui App Store.

    Hakim federal di Oakland, Yvonne Gonzales Rogers menolak banding Apple melakukan penundaan untuk merubah yang diminta pengadilan sebelumnya. Artinya keputusan ini akan mulai berlaku pada Desember mendatang.

    Banding itu berdasarkan keputusan Rogers di bulan September. Dia mendukung sembilan dari 10 tudingan Apple pada persidangan tersebut yang dibuat Epic Games, dimana perusahaan mencari kemampuan menginstall toko aplikasinya sendiri di iPhone.

    “Singkatnya mosi Apple berdasarkan pada pembacaan selektif atas temuan Pengadilan dan mengabaikan seluruh temuan yang mendukung perintah tersebut, yakni perilaku antitrust yang baru dimulai termasuk tingkat komisi superkompetitif yang menghasilkan margin operasi tinggi dan yang belum berhubungan dengan nilai kekayaan intelektual,” tulis Rogers, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (10/11/2021).

    Pada sidang yang dilakukan hari Selasa itu, pengacara Apple, Mark Perry mengatakan akan sulit megizinkan tautan pembayaran di luar App Store. Dia juga menambahkan perusahaan berbasis di Cupertino California itu butuh waktu lebih lama.

    “Harus ada pagar pengaman dan pedoman melindungi anak-anak, pengembang, konsumen, melindungi Apple,” kata Perry.

    Sementara Rogers menyatakan sikap skeptisnya. Menurutnya Apple telah meminta penundaan perubahan selama lima tahun.

    Dalam perintah tersebut, tidak berarti pengembang tidak membayar biaya App Store. Meskipun menyediakan layanan pemrosesan kartu kredit sendiri.

    CNBC Internasional mencatat Apple memang belum menjelaskan perubahan kebijakan App Store. Namun mengisyaratkan menemukan cara membebankan biaya bahkan saat pembelian di luar platform diberlakukan.

    Dalam sidang tersebut, Apple mengatakan butuh banyak waktu membangun software serta kebijakan untuk menggantikan pembayaran dalam aplikasi.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Smart your life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.