Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Zoom PHK 150 Orang, Alasannya Tekanan Investor
    Insight News

    Zoom PHK 150 Orang, Alasannya Tekanan Investor

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Februari 2024Updated:4 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, CNBC Indonesia – Zoom melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atas 150 orang pegawainya. Alasannya, adalah tekanan dari investor untuk meningkatkan efisiensi.

    CNBC International melaporkan bahwa jumlah karyawan Zoom yang kena PHK setara dengan 2 persen dari total pegawainya di seluruh dunia.

    “Kami secara rutin mengevaluasi tim kami untuk memastikan sejalan dengan strategi kami. Sebagai bagian dari upaya ini, kami menyesuaikan posisi untuk meningkatkan kapabilitas dan akan terus merekrut pegawai di area penting pada masa depan,” kata juru bicara Zoom kepada CNBC International, Jumat (2/2/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Zoom menyatakan PHK tidak berdampak ke seluruh perusahaan dan akan terus menambah jumlah pegawai di bidang kecerdasan buatan (AI), sales, dan operasional selama 2024.

    Sejak awal tahun hingga Kamis (1/1/2024), lebih dari 100 perusahaan telah melakukan PHK yang berdampak ke 30.000 pegawai. Jumlah pegawai PHK pada Maret adalah yang paling banyak sejak Maret 2023.

    Microsoft mem-PHK 1.900 orang di divisi game, Google meneruskan efisiensi dengan PHK ratusan pegawai, sedangkan kebijakan PHK Amazon berdampak ke divisi Prime Video dan Twitch.

    Perusahaan cloud, Okta, juga mengumumkan PHK pada Kamis waktu setempat. Okta mem-PHK 7 persen pegawainya atau sekitar 400 orang.

    Bisnis Zoom meroket selama pandemi Covid-19 seiring peralihan ke cara kerja jarak jauh (remote). Platform konferensi video Zoom juga digunakan untuk berkomunikasi antar-kerabat dan teman saat pembatasan kontak fisik. Namun, Zoom perlahan ditinggal sejalan dengan kembalinya aktivitas perkantoran.

    Zoom telah melakukan PHK lebih massif pada 2023. Sebanyak 1.300 karyawan atau 15 persen dari tenaga kerja dirumahkan.



    Insight for you Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.