Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bukti Nyata RI Canggih, Joe Biden Ikut-Ikut Jokowi
    Insight News

    Bukti Nyata RI Canggih, Joe Biden Ikut-Ikut Jokowi

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa3 Februari 2024Updated:4 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Amerika Serikat (AS) punya program yang hampir mirip dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mendorong perluasan akses internet hingga ke wilayah pedesaan dan terpencil.

    Program tersebut diumumkan tahun lalu. Biden mengatakan penggunaan internet bukan lagi kemewahan namun telah jadi kebutuhan masyarakat.

    “Internet cepat bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan,” kata Biden melalui akun Twitter resminya.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tak main-main, pemerintah AS juga menggelontorkan banyak dana untuk inisiatifnya tersebut. Anggaran hampir US$1 miliar atau sekitar Rp 15,7 triliun dikeluarkan untuk mendorong program bisa berjalan lancar.

    AS merencanakan 35 negara bagian dan Puerto Rico masuk dalam program perluasan cakupan internet tersebut. Infrastruktur yang digunakan adalah broadband middle-mile.

    Bukan hanya program semata, pemerintah memastikan internet yang hadir memiliki kualitas yang baik. Ini diungkapkan oleh Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo.

    “Program ini akan membantu menghubungkan semua orang di AS dengan jaringan internet cepat yang berkualitas dan terjangkau,”jelas Gina.

    Pemerintah Jokowi diketahui mendorong pemerataan akses internet di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) Indonesia. Caranya dengan membangun banyak BTS hingga menggunakan satelit Satria-1.

    Proyek BTS 4G telah diresmikan bulan lalu di Talaud, Sulawesi Utara. Terdapat 4.990 BTS yang telah diselesaikan dan sisa 628 BTS akan menyusul selesai pada semester 1 tahun ini.

    Satria-1 juga telah beroperasi setelah lepas landas bulan Juni tahun lalu. Satelit itu menempati orbit 146 derajat BT yang berada di atas Papua.




    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.