Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Heboh WNI Dicekal Usai Dituduh Curi Teknologi Jet Tempur Korsel
    Insight News

    Heboh WNI Dicekal Usai Dituduh Curi Teknologi Jet Tempur Korsel

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa2 Februari 2024Updated:2 Februari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Engineer asal Indonesia disebut mencuri teknologi jet tempur buatan Korea Selatan. Masalah ini telah mendapat perhatian dan tengah diselidiki oleh pemerintah Korsel.

    Engineer itu dikirim ke Korea Aerospace Industries (KAI). Kantor berita Yonhap menyebutkan data pengembangan jet tempur KF-21 Boramae disembunyikan oleh pegawai tersebut dalam perangkat USB.

    Defense Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan menyatakan pihaknya tengah melakukan investigasi terkait masalah tersebut. Penyelidikan dilakukan bersama lembaga terkait, termasuk badan intelijen setempat.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Mereka akan menyelidiki data di dalam USB apakah mengandung teknologi strategis pengembangan KF-21. Warga Negara Indonesia yang tengah dalam penyidikan telah dilarang meninggalkan Korea Selatan, dikutip Jumat (2/2/2024).

    KF-21 Boramae dikembangkan oleh Korea Selatan dan Indonesia. Jet tempur itu berteknologi canggih, misalnya memiliki kemampuan semi siluman, smart avionic dengan fusi sensor, sistem senjata di bagian luar, kemampuan manuver tingkat tinggi, serta konsep interoperabilitas.

    Terkait pembiayaan, pihak Korsel menanggung 60%. Sementara sisanya dibagi rata antara Indonesia dengan Korea Aerospace Industry (KAI).

    Namun proyek tersebut terkendala biaya. Sebab Indonesia juga dilaporkan belum membayarkan biaya cost share yang mencapai Rp 24,8 triliun.

    Asia Today mencatat Indonesia baru membayarkan 17% dari jumlah seharusnya. Sementara Korea Selatan juga harus membayarkan sebagian besar biaya untuk periode 2016-2022.

    Untuk sekarang, periode 2016-2026, kerja sama masuk dalam tahapan Engineering Manufactur Development (EMD). Kabarnya Indonesia akan mendapatkan 8 jet tempur produksi KAI, dengan dua pesawat dalam tahap uji darat dan 6 pesawat sedang tahap uji terbang.


    Hitech for better life Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.