Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»Jokowi Bisik-Bisik ke MBZ Minta Bangun Kampus Masa Depan
    Inspiring You

    Jokowi Bisik-Bisik ke MBZ Minta Bangun Kampus Masa Depan

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman31 Januari 2024Updated:31 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita mengenai dirinya meminta Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) untuk ikut membangun kampus di Indonesia. Hal ini diungkapkan Jokowi saat menghadiri Hari Lahir (Harlah) ke- 101 Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus meresmikan Gedung Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di Yogyakarta dan kick off pembangunan MBZ College of Future Studies pada Rabu (31/1/2024).

    Jokowi bercerita, sekitar 1,5 tahun lalu dia bertemu dengan MBZ dan meminta Emir Abu Dhabi tersebut untuk membantu pembangunan kampus yang memiliki spesialisasi di bidang artificial intelligence di Indonesia.

    “Beliau cerita bahwa di UAE memiliki Universitas MBZ untuk artificial intelligence,” kata Jokowi dalam sambutan.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    “Kemudian saya bisik-bisik ‘Yang mulia, Indonesia juga kepingin. Apakah memungkinkan untuk dihubungkan Universitas MBZ di UAE dengan yang di Indonesia?” tanya Jokowi.

    Saat itu MBZ langsung menyambut positif permintaan Jokowi. Bahkan Jokowi mengaku kaget dengan bantuan yang diberikan MBZ ke universitas milik NU.

    “Saya pikir hanya dibantu masalah perkuliahannya saja, tetapi ternyata dibantu sak gedung-gedungnya,” kata Jokowi.

    Gedung MBZ College of Future Studies itu akan bersebelahan dengan kampus UNU Yogyakarta. Bangunan setinggi 9 lantai itu akan fokus pada pembelajaran teknologi masa depan.

    Jokowi berpesan bantuan beasiswa dan dosen untuk riset di bidang strategis merupakan yang terpenting dalam pembelajaran. Seperti pada bidang future society, bioteknologi, serta artificial intelligence.

    “Kita harus punya basic di sini. Universitas besar di Indonesia saja belum tentu punya program studi baru ini tapi UNU Yogyakarta milik PBNU telah melakukan terobosan besar,” jelasnya.

    Untuk diketahui, pada kesempatan itu Jokowi didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Juga dihadiri oleh Menteri Energi dan Infrastruktur Uni Emirat Arab Suhail Mohammed Faraj Al Mazroui, sebagai utusan dari Presiden UAE Mohammed bin Zayed Al Nahyan.


    Artikel Selanjutnya


    Gibran Jadi Cawapres, Ternyata Dapat ‘Ilmu Sakti’ dari Jokowi

    (hsy/hsy)


    Never Give Up Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.