Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Lokasi di Bulan Ini Jadi Incaran NASA untuk Dibor, Untuk Apa?
    Insight News

    Lokasi di Bulan Ini Jadi Incaran NASA untuk Dibor, Untuk Apa?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa10 November 2021Updated:10 November 2021Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta – NASA memutuskan kutub selatan Bulan sebagai tempat penelitian untuk dibor. Pendaratan untuk mencari es itu akan diluncurkan pada tahun depan.

    NASA bersama perusahaan Intuitive Machines mengumumkan lokasi pendaratan di Kawah Shackleton di kutub selatan bulan. Badan Antariksa AS mengisyaratkan ada es yang bersembunyi di bawah permukaan lokasi tersebut, dikutip dari laman Space, Rabu (8/11/2021).

    Misi ini akan menggunakan juga Polar Resources Ice Mining Experiment-1 (Prime-1).

    “Menemukan lokasi pendaratan di mana mungkin menemukan es dalam jarak tiga kaki dari permukaan adalah tantangan,” manajer Prime-1 NASA, Jackie Quinn.

    “Meskipun memberikan banyak sinar matahari untuk memberi daya pada muatan, permukaan menjadi terlalu hangat untuk menopang es dengan jangkauan bor Prime-1. Kami perlu menemukan situs ‘goldilocks’ yang mendapat cukup sinar matahari untuk memenuhi syarat misi, dan tempat yang aman untuk mendarat dengan komunikasi Bumi yang baik”.

    Prime-1 akan mengembangkan bor disebut Regolith Ice Drill for Exploring New Terrain (Trident). Ini akan menggali sedalam hampir satu meter di bawah permukaan.

    Misi ini akan menggunakan juga spektrometer massa. Tugasnya untuk mengukur gas yang ditemukan Trident, semacam elemen dan senyawa yang mudah berubah diri dari gas ke cair lalu menjadi padat.

    Prime-1 akan digunakan NASA sebagai cara mempelajari permukaan Bulan. Mereka berencana untuk mendaratkan misi manusia yang lebih lama di satelit Bumi itu dengan nama Artemis.

    Namun NASA mencatat, para ilmuwan serta engineer perlu mempraktikkan pemanfaatan sumber daya in-situ (ISRU). Ini merupakan praktik menggunakan sumber daya di lingkungan Bulan.

    Dari Prime-1, NASA akan menggunakannya untuk mempersiapkan misi penjelajahan Bulan yang lebih ambisius. Yakni Volatiles Investigating Polar Exploration Rover (VIPER) akan mendarat di bagian kutub selatan pada 2023 mendatang.

    [Dexpert.co.id]

    (Update dari:CNBC.com )



    Innovation Techno for life
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.