Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja Chip Amerika Diam-Diam di China Walau Ada Larangan Biden
    Insight News

    Raja Chip Amerika Diam-Diam di China Walau Ada Larangan Biden

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa31 Januari 2024Updated:31 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Amerika terus meluncurkan aksi blokir teknologi yang belakangan menyasar sektor chip. Berbagai kebijakan dibuat untuk menghalangi perusahaan chip asal AS berbisnis dengan China.

    Akibat blokir ini pendiri perusahaan chip Nvidia, Jensen Huang, ikut turun tangan.

    Huang dikabarkan diam-diam merayakan tahun baru di China. Ini adalah kali pertama bos raksasa chip AS tersebut berkunjung ke China setelah 4 tahun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kunjungan tersebut dilakukan di tengah ketegangan geopolitik yang makin panas antara China dan AS. Nvidia sendiri merupakan salah satu elemen sensitif dalam ‘perang’ teknologi kedua negara.

    Diketahui, Nvidia merupakan produsen chip AI terbesar di dunia. Selama ini, China merupakan klien terbesar yang berkontribusi terhadap mayoritas pendapatan Nvidia.

    Namun, pemerintahan Joe Biden memberlakukan kebijakan blokir ekspor chip canggih dan alat pembuat chip ke China.

    Huang berkunjung ke kantor Nvidia di Shenzhen, Shanghai, dan Beijing, menurut laporan sumber dalam. Sepanjang akhir pekan kemarin, beredar video pria 60 tahun itu berdansa dan bersenang-senang bersama para karyawan di China.

    Tak diketahui apakah kunjungan Huang ke China juga memiliki agenda untuk bertemu pejabat setempat secara formal, dikutip dari Yahoo Finance, Kamis (30/1/2024).

    Sebelumnya, Huang telah mewanti-wanti pemerintahan Joe Biden soal dampak pemblokiran chip ke China. Menurut dia, taktik itu justru akan mendorong pemain lokal mengembangkan chip secara mandiri.

    Alhasil, perusahaan teknologi AS akan dirugikan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, AS kemudian melunakkan aturan pemblokiran tersebut. Nvidia dan perusahaan AS lainnya masih bisa mengekspor chip ke China, asalkan bukan dengan spesifikasi tertinggi dan terbaru.



    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.