Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Mobil Tesla China Laris Manis, Elon Musk Puyeng
    Insight News

    Mobil Tesla China Laris Manis, Elon Musk Puyeng

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Januari 2024Updated:31 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Raksasa mobil listrik (EV) asal China, BYD, memprediksi profitnya akan naik hingga 86,5% sepanjang 2023 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut merupakan hasil dari penjualan yang tinggi dan efisiensi biaya operasional perusahaan.

    Secara angka, BYD mematok profit 2023 antara 29-31 miliar yuan atau setara Rp 64,4-68,9 triliun, dikutip dari Reuters, Selasa (30/1/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Kendati naik signifikan dari tahun sebelumnya, tetapi proyeksi itu menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat. Pada 2022 lalu, BYD mengumumkan kenaikan profit hingga 446% atau 16.6 miliar yuan.

    “Meski kompetisi di industri mobil listrik sangat ketat, namun kami mampu mengantongi profit tinggi dan menunjukkan ketahanan bisnis yang kuat,” kata keterangan BYD.

    Menurut BYD ada beberapa faktor yang membuat pertumbuhan bisnisnya moncer. Antara lain pertumbuhan penjualan di luar negeri, serta kontrol biaya pada pasokan komponen.

    Sebagai perbandingan, Tesla yang merupakan pesaing terbesar BYD melaporkan pertumbuhan profit ‘hanya’ 19,4% sepanjang 2023 menjadi US$ 15 miliar atau setara Rp 236 triliun.

    Musk juga mengatakan kepada para investor bahwa pertumbuhan penjualan Tesla bakal melambat di 2024. Bahkan, Musk turut mengakui bahwa industri mobil listrik China adalah yang paling kompetitif di dunia saat ini.

    Pada kuartal terakhir 2023, BYD menjadi produsen mobil listrik terbesar dari jumlah penjualan. Sebanyak 526.409 unit EV dikapalkan pada periode tersebut. Jauh lebih besar ketimbang Tesla yang ‘hanya’ menjual 484.507 mobil listrik.

    Sepanjang 2023, BYD menjual 3.02 juta unit mobil listrik atau naik 61,9% dari tahun sebelumnya.

    Pada Januari ini, BYD meluncurkan tiga model mobil listrik di Indonesia untuk memantapkan posisinya di pasar Asia Tenggara.



    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.