Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Masa Depan Apple Suram, 5 Tahun Lagi Ada Penggantinya
    Insight News

    Masa Depan Apple Suram, 5 Tahun Lagi Ada Penggantinya

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa30 Januari 2024Updated:31 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Sebanyak 13 institusi investasi sepakat bahwa Microsoft akan mengalahkan Apple dalam 5 tahun ke depan. Hal ini disebabkan Microsoft merupakan raksasa teknologi yang lumayan awal mengadopsi sistem kecerdasan buatan (AI).

    Saham Microsoft telah melonjak 7% di 2024 dan mendorong nilai valuasinya di atas US$ 3 triliun dan mencopot posisi Apple sebagai perusahaan paling bernilai di dunia.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Pada Jumat (26/1) pekan lalu, kapitalisasi pasar Microsoft terpantau lebih tinggi beberapa miliar dolar AS dibandingkan Apple. Namun, memang saat ini pertarungan Microsoft dan Apple untuk menjadi perusahaan paling bernilai masih kejar-kejaran dan beda tipis.

    Ketika ditanya ke 13 institusi investasi, semuanya sepakat Microsoft akan memantapkan posisi sebagai perusahaan paling bernilai di dunia 5 tahun dari sekarang. Jaraknya akan makin signifikan dengan Apple.

    Kendati demikian, persaingan antara Apple dan Microsoft juga bisa jadi untuk memperebutkan posisi kedua. Beberapa analis memprediksi Nvidia akan terbang tinggi karena posisinya yang krusial dalam pengembangan teknologi AI.

    Diketahui, Nvidia merupakan produsen chip sebagai tulang punggung teknologi AI. Semua raksasa teknologi yang tengah berlomba mendominasi sektor AI sejatinya merupakan klien Nvidia.

    “Microsoft memiliki keuntungan dalam pengembangan cloud Azure, gaming, software untuk bisnis, dan tentu saja AI,” kata Chief Strategist di Baker Avenue Wealth Management.

    “Apple bertumbu pada iPhone yang sudah memiliki pasar yang matang. Namun, Apple belum merinci bagaimana posisinya dalam kompetisi di era AI,” ia menambahkan, dikutip dari Reuters, Selasa (30/1/2024).

    Apple sebenarnya sudah membenamkan fungsi AI ke lini produknya. Misalnya saja, iPhone kini bisa membidik foto lebih bagus berkat teknologi AI yang dibenamkan.

    Namun, investor ingin mengetahui rencana Apple yang lebih besar dalam memanfaatkan AI di masa mendatang. Selain itu, investor juga khawatir dengan menurunnya permintaan iPhone di China. Bahkan, beberapa memprediksi penjualan iPhone akan terus melambat sepanjang 2024.

    Apple juga memiliki inovasi baru dengan meluncurkan headset mixed-reality Vision Pro. Namun, harganya yang sangat mahal membuat investor ragu produk tersebut bisa menjadi penyelamat bisnis Apple.




    Hitech for better life Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.