Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Inspiring You»13 Situs Warisan Gaza yang Dihancurkan Israel, Termasuk Masjid
    Inspiring You

    13 Situs Warisan Gaza yang Dihancurkan Israel, Termasuk Masjid

    Fitriana HermanBy Fitriana Herman30 Januari 2024Updated:30 Januari 2024Tidak ada komentar5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Ada hampir 200 situs bersejarah yang hancur lebur atau rusak akibat serangan udara Israel di wilayah Gaza, Palestina sejak 7 Oktober 2023 lalu.

    Melansir dari Al Jazeera, fakta tentang hal ini terungkap setelah Afrika Selatan menyebut bahwa Israel telah melakukan banyak kejahatan perang, termasuk pemusnahan warisan budaya suatu bangsa dalam sidang gugatan di Mahkamah Internasional.

    “Israel telah merusak dan menghancurkan banyak pusat pembelajaran dan kebudayaan Palestina, termasuk perpustakaan, situs keagamaan, dan tempat-tempat bersejarah lainnya,” ujar Afrika Selatan, dikutip Selasa (30/1/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Sementara itu, Kementerian Pariwisata dan Purbakala Gaza juga mendesak dunia dan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan, UNESCO, untuk bertindak atas “genosida kebudayaan” yang dilakukan Israel.

    “Dunia dan UNESCO harus mengambil tindakan atas kejahatan yang menargetkan situs arkeologi untuk melestarikan warisan peradaban dan budaya yang besar ini,” ujar Kementerian Pariwisata dan Purbakala Gaza.




    Foto: Warga Palestina memeriksa lokasi serangan Israel di sebuah masjid, di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas, di Rafah di selatan Jalur Gaza, 24 Januari 2024. (REUTERS/STAFF)

    Menanggapi hal tersebut, UNESCO menyebut bahwa selain kemanusiaan, perlindungan terhadap warisan budaya dalam segala bentuk harus dilakukan. Maka dari itu, ia menyerukan Israel untuk menghormati hukum internasional.

    “Sesuai dengan mandatnya, UNESCO menyerukan kepada seluruh “aktor” yang terlibat untuk secara ketat menghormati hukum internasional. Kekayaan budaya tidak boleh ditargetkan atau digunakan untuk tujuan militer karena dianggap sebagai infrastruktur sipil,” terang UNESCO dalam sebuah pernyataan.

    Presiden Heritage for Peace, Isber Sabrine, mengatakan bahwa kejahatan yang memengaruhi warisan kebudayaan adalah bagian dari “kerusakan tambahan akibat genosida”.

    “Perpustakaan berfungsi sebagai gudang budaya. Menyerang perpustakaan merupakan serangan terhadap warisan budaya. Apa yang terjadi saat ini adalah kejahatan perang,” kata Sabrine.

    “Israel berusaha menghapus hubungan masyarakat dengan tanah mereka. Ini sangat jelas dan disengaja. Warisan Gaza adalah bagian dari masyarakat, sejarah, dan hubungan mereka,” imbuhnya.

    Tidak hanya situs kebudayaan berupa arkeologi dan peninggalan bersejarah lainnya, Israel juga disebut menghancurkan ratusan museum, perpustakaan, masjid, hingga gereja di Gaza. Berikut adalah daftarnya:

    Museum

    Menurut Dewan Museum Internasional-Arab (ICOM-Arab), ada dua dari empat museum di Gaza yang telah hancur dan diratakan oleh Israel melalui agresi militer.

    1. Museum Rafah (Hancur dalam serangan udara 11 Oktober 2023)

    2. Museum Al Qarara (Hancur selama serangan udara pada Oktober)

    3. Museum Mathaf al-Funduq (Rusak akibat penembakan pada 3 November 2023)

    4. Museum Qasr Al-Basha (Tembok, halaman, dan taman rusak akibat seranga udara Israel pada 11 Desember 2023)

    Perpustakaan

    Berdasarkan hasil penelusuran warga Palestina selama satu minggu jeda pengeboman Israel yang dimulai pada 24 November 2023, ada banyak gedung layanan publik yang hancur akibat ulah Israel, termasuk Pusat Kebudayaan Rashad El Shawa, Gaza.

    Selain itu, Masjid Agung Omari yang menyimpan berbagai manuskrip langka, termasuk Al-Quran kuno, biografi Nabi Muhammad, dan berbagai buku kuno tentang filsafat, kedokteran, dan mistisisme Sufi juga ikut hancur.

    Bahkan, perpustakaan yang didirikan oleh Sultan Zahir Baybars dan dibuka pada 1277 ini sempat mengoleksi 20 ribu buku dan manuskrip. Namun, banyak koleksi yang hilang atau hancur akibat Perang Salib, Perang Dunia I, dan aksi mogok.

    Berikut perpustakaan yang hancur akibat serangan Israel.

    1. Toko Buku Komunitas Samir Mansour

    2. Perpustakaan Masjid Agung Omari

    Masjid




    Palestinians remove debris at a mosque destroyed in Israeli strikes in Khan Younis, in the southern Gaza Strip, October 8, 2023. REUTERS/Ibraheem Abu MustafaFoto: REUTERS/IBRAHEEM ABU MUSTAFA
    Palestinians remove debris at a mosque destroyed in Israeli strikes in Khan Younis, in the southern Gaza Strip, October 8, 2023. REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa

    Kementerian Pariwisata dan Purbakala Gaza memperkirakan sebanyak 104 masjid telah rusak atau hancur sejak serangan Israel dimulai.

    Salah satu masjid yang hancur adalah Masjid Otsman bin Qashqar yang dibangun pada tahun 1220 di lokasi yang diyakini sebagai tempat kakek buyut Nabi Muhammad dimakamkan.

    Selain itu, Masjid Sayed al-Hashim yang dibangun sekitar abad ke-12 dan dibangun kembali pada tahun 1850 juga rusak. Padahal, masjid ini sangat bersejarah karena disebut menjadi tempat makam kakek buyut Nabi Muhammad lainnya.

    Berikut sejumlah masjid yang hancur akibat serangan Israel.

    1. Masjid Otsman bin Qashqar (Rusak parah dalam serangan udara 7 Desember 2023)

    2. Masjid Sayed al-Hashim (Rusak parah akibat serangan udara pada Oktober 2023).

    3. Masjid Agung Omari (Hancur pada 8 Desember 2023 akibat serangan udara)

    Gereja




    Pemandangan bagian dalam sebuah gereja di dalam rumah sakit Al-Ahli di mana ratusan warga Palestina tewas dalam ledakan yang saling menyalahkan oleh pejabat Israel dan Palestina, dan di mana warga Palestina yang meninggalkan rumah mereka berlindung di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Israel , di Kota Gaza, 18 Oktober 2023. (REUTERS/Ahmed Zakot)Foto: Pemandangan bagian dalam sebuah gerejadi mana ratusan warga Palestina tewas dalam ledakan di tengah konflik yang sedang berlangsung dengan Israel, di Kota Gaza, 18 Oktober 2023. (REUTERS/AHMED ZAKOT)

    Tidak hanya masjid, gereja yang merupakan tempat ibadah bagi umat Kristen dan Katolik di Gaza juga turut menjadi korban kehancuran akibat serangan Israel.

    Menurut catatan Al Jazeera, ada berbagai gereja yang hancur dan rusak, termasuk Gereja Bizantium Jabalia yang dindingnya dihiasi dengan 16 teks keagamaan yang ditulis dalam bahasa Yunani Kuno dan berasal dari era Kaisar Theodosius II.

    Berikut sejumlah gereja yang hancur akibat serangan Israel.

    1. Gereja Bizantium Jabalia (Hancur pada Oktober 2023 akibat serangan udara Israel)

    2. Biara Saint Hilarion (Rusak akibat pengeboman Israel)

    3. Gereja Ortodoks Yunani Saint Porphyrius (Diserang dan dirusak pada 19 Oktober 2023)

    4. Holy Family Church (Hancur sebagian akibat serangan udara 4 November 2023)



    Artikel Selanjutnya


    Ini Penampakan Situs Warisan UNESCO yang Ditentang Israel

    (hsy/hsy)


    Inspirasi Sukses Techno update
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Fitriana Herman

    Related Posts

    Jangan Sampai Hambat Anak Jadi Sukses, Orang Tua Haram Lakukan Ini

    25 Januari 2025

    Jangan Keliru! Nama Mobil Kijang Itu Singkatan, Ini Kepanjangannya

    25 Januari 2025

    Video: Jurus Fintech Tekan Angka Kredit Macet

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.