Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ada Deepfake Jokowi, Paus Fransiskus Kasih Peringatan Polusi Otak
    Insight News

    Ada Deepfake Jokowi, Paus Fransiskus Kasih Peringatan Polusi Otak

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa25 Januari 2024Updated:25 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Teknologi kecerdasan buatan (AI) makin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Meski memiliki dampak positif, tetapi risiko negatifnya juga besar.

    Salah satunya terlihat dari meluasnya penyebaran deepfake, yakni konten visual dan audio yang dimodifikasi. Bahayanya, kerap kali konten deepfake dinarasikan sebagai konten asli.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Misalnya saja beberapa saat lalu ketika tersebar video deepfake Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang pidato bahasa Mandarin. Video itu sempat bikin gempar, meski kemudian dipastikan palsu.

    Paus Fransiskus turut menyoroti bahasa penyebaran deepfake di internet. Ia mengatakan bahwa pengembangan teknologi tersebut bisa menciptakan distorsi realita tanpa adanya regulasi etika.

    “Bagaimana kita bisa tetap sepenuhnya menjadi manusia dan membimbing transformasi budaya ini untuk tujuan mulia?” ia mempertanyakan, dikutip dari Russia Today, Kamis (25/1/2024).

    Paus Fransiskus mengakui bahwa sistem AI bisa mengatasi ketidaktahuan manusia tentang banyak hal. Selain itu, AI juga memfasilitasi pertukaran informasi dari berbagai perspektif yang berbeda lintas generasi.

    “Namun, di saat bersamaan, AI bisa menjadi sumber ‘polusi kognitif’, sebuah distorsi realita yang sebagian atau sepenuhnya memberikan narasi sesat. Bahaya jika orang percaya dengan realita itu,” ia menjelaskan.

    Lebih lanjut, ia mengaku pernah menjadi korban deepfake. Sebab, belakangan deepfake memang kerap digunakan untuk mempersonifikasi visual dan audio dari figur terkenal.

    Tahun lalu, beredar foto Paus Fransiskus mengenakan jaket puffer yang ala Gen Z yang sedang tren. Menurut laporan, foto itu merupakan hasil deepfake buatan Midjourney, yakni tool grafis berbasis AI.

    Foto palsu Paus Fransiskus viral di media sosial dan tak sedikit yang percaya bahwa konten itu asli. Menurut Paus Fransiskus, deepfake bisa jadi alat baru untuk mengeksploitasi masyarakat.


    Artikel Selanjutnya


    Video: Berbahaya! Manusia Bisa Dikalahkan AI, Ada Solusinya?

    (fab/fab)


    Techno for life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.