Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Xi Jinping Melunak, Raksasa China Full Senyum
    Insight News

    Xi Jinping Melunak, Raksasa China Full Senyum

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa23 Januari 2024Updated:23 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Regulator game di China telah menghapus draf aturan yang diajukan pada bulan lalu. Aturan tersebut rencananya untuk membatasi pengeluaran dan penggunaan game di China.

    Reuters melaporkan link ke draf aturan itu di situs National Press and Publication Administration (NPPA) kini tak bisa lagi diakses, dikutip Selasa (23/1/2024).


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Periode konsultasi untuk aturan tersebut telah berakhir pada awal pekan ini. Aturan itu sebelumnya mendapat banyak perlawanan dari pasar ketika pertama kali diumumkan.

    NPPA tak segera merespons permintaan konfirmasi terkait alasan penghapusan aturan tersebut. Menurut analis, hal ini tak biasa dilakukan pemerintahan Xi Jinping. Ada kemungkinan aturan itu masih direvisi.

    “Mungkin ada perubahan lebih lanjut dengan pengukuran baru,” kata analis dari Haitong Securities, Xiaoyue Hu.

    Namun, Hu mengatakan sebelumnya aturan yang direvisi masih tetap bisa diakses di situs pemerintah. Bahkan, ketika periode konsultasi berakhir, biasanya draf aturan masih bisa dilihat.

    Hilangnya draf aturan game baru di China membuat saham raksasa game terbang. Saham Tencent Holdings yang merupakan perusahaan game terbesar di dunia naik 6%. Rivalnya, NetEase mencatat kenaikan saham 7%.

    Draf aturan yang mulanya meminta ada pembatasan pengeluaran untuk game sempat membuat investor panik. Nilai pasar dua raksasa game China anjlok hampir US$ 80 miliar ketika aturan itu pertama kali diumumkan.

    “Sepertinya pemerintah tak menyangka akan mendapat reaksi negatif sebesar ini dari investor, pebisnis, dan publik,” kata analis 86Research Charlie Chai.



    Artikel Selanjutnya


    Xi Jinping Balik Arah, Kasih Karpet Merah ke Game di China

    (fab/fab)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.