Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Ikan Sulawesi Disorot Peneliti Jepang, Apa Spesialnya?
    Insight News

    Ikan Sulawesi Disorot Peneliti Jepang, Apa Spesialnya?

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa19 Januari 2024Updated:20 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Keunikan ikan asal Sulawesi membuat peneliti Jepang tertarik. Pasalnya, ikan asal Sulawesi Tenggara tersebut punya warna yang menandakan “marah” seperti Hulk.

     Dalam makalah berjudul “Rapid body colouration change in Oryzias celebensis as a social signal for intraspecific competition,” peneliti asal Jepang yaitu Ryutaro Ueda, Satoshi Ansai, dan Hideaki Takeuchi membahas keanehan ikan medaka (Oryzias celebensis).

    Ikan medaka tidak berubah warna menjadi hijau seperti Hulk. Warna ikan medaka biasanya putih. Namun, bentuk ikan betina dan ikan jantan sangat berbeda.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Berbeda dengan ikan betina, ikan medaka jantan memiliki tanda hitam di sirip dan sisinya. Perubahan warna di ikan medaka tidak seperti perubahan warna di spesies lain. Hewan yang paling terkenal bisa berubah warna adalah bunglon, yang tubuhnya berubah warna mengikuti warna sekitar. Ada juga hewan yang berubah warna supaya lawan jenisnya terpikat.

    Peneliti dari Jepang ingin tahu alasan ikan medaka berubah warna. Mereka kemudian melakukan eksperimen dengan tiga tanki yang berbeda.

    Di tanki pertama, mereka memasukkan satu ikan betina dan dua ikan jantan yang diselimuti algae. Tank kedua yang diselimuti algae diisi dengan tiga ikan jantan. Pada tank ketiga yang bersih dari alage, mereka memasukkan dua ikan jantan dan satu ikan betina.

    Tim peneliti menemukan bahwa ikan jantan saling menyerang meskipun tidak ada ikan betina di tanki yang sama. Di tanki transparan tanpa algae, ikan jantan tidak saling menyerang dan tidak berubah warna.

    Jumlah serangan oleh ikan jantan dengan tanda hitam terdata jauh lebih banyak dari ikan jantan tanpa tanda hitam. Ini menunjukkan bahwa ikan dengan tanda hitam lebih agresif dibandingkan dengan ikan seluruh tubuhnya berwarna putih. Ikan jantan dengan tanda hitam cenderung lebih agresif dan menjadi sasaran agresivitas ikan jantan lain dengan tanda hitam. Serangan dari ikan jantan tanpa tanda hitam atau ikan betina sangat jarang.

    Ikan jantan tanpa tanda hitam diserang oleh ikan betina, ikan jantan tanpa tanda hitam, dan ikan jantan bertanda hitam. Ikan betina mengalami jumlah serangan yang sam abanyaknya dengan ikan jantan.

    Peneliti Jepang mengambil kesimpulan bahwa serangan antara ikan tersebut didorong oleh perebutan makanan, bukan soal berebut pasangan. Ikan jantan dengan tanda hitam adalah jenis yang paling agresif dibandingkan dengan yang lain.

    Kemunculan tanda hitam, menurut para peneliti, merupakan sinyal dominan dan kemampuan bertarung. Adanya tanda hitam tersebut membuat ikan lain urung menyerang.


    Artikel Selanjutnya


    Tanda Kiamat Semakin Dekat Tampak Jelas di Daun

    (dem/dem)


    Hitech for better life Innovation
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.