Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Elon Musk Kasih Ultimatum ke Investor Tesla, Sindir Bos Facebook
    Insight News

    Elon Musk Kasih Ultimatum ke Investor Tesla, Sindir Bos Facebook

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa17 Januari 2024Updated:17 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO Tesla Elon Musk memberi ultimatum kepada para investor. Ia merasa tidak nyaman mengembangkan AI dan robotika di Tesla tanpa memiliki setidaknya 25% suara pengendali di perusahaan tersebut.

    Jumlahnya hampir dua kali lipat dari kepemilikan sahamnya saat ini, dikutip dari Reuters, Rabu (17/1/2024).

    Investor sudah lama memuji perangkat lunak “Full Self-Driving” Tesla yang sebagian terotomatisasi, serta prototipe robot humanoidnya. Namun, sejauh ini Tesla paling banyak menghasilkan cuan dari bisnis otomotif.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Tesla juga mempromosikan superkomputer Dojo untuk melatih model AI, yang menurut analis Morgan Stanley Adam Jonas pada September dapat meningkatkan nilai pasarnya hampir US$600 miliar dengan membantu mempercepat peluncurannya ke robotaxis dan layanan perangkat lunak.

    Musk, orang terkaya di dunia, saat ini memiliki sekitar 13% saham Tesla setelah menjual saham senilai miliaran dolar pada tahun 2022. Sebagian dari hasil penjualan saham itu digunakan untuk membeli Twitter senilai US$44 miliar.

    Dalam postingan di X, Musk mengatakan akan menerima struktur saham ganda (dual-class share/DCS), asalkan tetap menjadikannya sebagai pemegang kendali 25%. Namun, Musk diberitahu bahwa hal itu tidak mungkin dilakukan setelah penawaran umum perdana (IPO) Tesla.

    “Perusahaan mutl-class seperti Meta yang memberikan kontrol penuh ke Zuckerberg hingga 20+ generasi berikutnya baik-baik saja sebelum IPO. Tapi kenapa DCS yang masuk akan tidak diperbolehkan [di Tesla] setelah IPO,” Musk mempertanyakan.

    Perusahaan dengan struktur DCS memiliki dua atau lebih jenis saham dengan hak suara berbeda, biasanya satu dengan hak suara lebih besar untuk pendiri atau investor awal dan satu lagi untuk pemegang saham lain dengan hak suara lebih kecil.

    Tesla tidak menanggapi permintaan komentar.



    Artikel Selanjutnya


    Elon Musk Mau Buka Pabrik Tesla di Arab, RI Masih Jauh?

    (fab/fab)


    Innovation Insight for you
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.