Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Tentara Xi Jinping Kantongi Teknologi Canggih AS, Blokir Biden Gagal
    Insight News

    Tentara Xi Jinping Kantongi Teknologi Canggih AS, Blokir Biden Gagal

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa15 Januari 2024Updated:15 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Upaya pemerintah Joe Biden memblokir penjualan chip canggih buatan Amerika Serikat ke China gagal total. Bahkan, tentara China masih memiliki akses ke GPU terbaru buatan Nvidia.

    Dokumen tender yang dimiliki Reuters menunjukkan bahwa badan riset kecerdasan buatan (AI) milik pemerintah, universitas, dan militer China dalam setahun terakhir membeli semikonduktor Nvidia dari beberapa pemasok China.

    Fakta tersebut menggambarkan kesulitan pemerintah AS memutus akses China atas chip canggih buatan AS yang dibutuhkan pemerintah Xi Jinping dalam pengembangan AI dan komputer canggih untuk kepentingan militer.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Di China, pembelian dan penjualan chip canggih buatan AS tidak dilarang. Dokumen tender yang tersedia untuk publik menunjukkan lusinan entitas China telah membeli chip buatan Nvidia sejak pemerintah Biden melarang ekspor chip.

    Entitas China diketahui membeli chip A100 dan H100 yang dilarang diekspor ke China dan Hong Kong mulai September 2022. Dokumen juga menunjukkan transaksi pembelian chip A800 dan H800, yang khusus dikembangkan Nvidia untuk pasar China, tetapi dilarang dijual ke China oleh Washington pada Oktober.

    GPU buatan Nvidia adalah tipe chip yang menjadi andalan dalam pengembangan produk AI karena mampu memproses data dalam jumlah besar secara bersamaan.

    Menurut Reuters, permintaan yang tinggi atas GPU buatan Nvidia juga menggambarkan bahwa China belum bisa memproduksi chip serupa secara lokal walaupun Huawei diketahui sedang mengembangkan industri chip sendiri. Sebelum larangan Biden, Nvidia menguasai 90 persen pasar chip AI China.

    Dua entitas pembeli GPU Huawei adalah Harbin Institute of Technology dan University of Electronic Science and Technology of China yang dituding terlibat dalam penelitian militer dan memiliki kontrak militer yang bertentangan dengan kepentingan AS.

    Cara para pemasok chip China mendapatkan GPU buatan Nvidia tidak jelas. Namun, menurut Reuters, pasar bawah tanah untuk chip bermunculan di China setelah larangan pemerintah AS. Perusahaan China sebelumnya menyatakan bahwa mereka mendapatkan limpahan dari “kelebihan stok” yang dipesan oleh perusahaan raksasa AS atau mengimpor lewat perusahaan yang berdomisili  di India, Taiwan, atau Singapura.

    Secara total, ada sekitar 100 tender yang melibatkan entitas terkait pemerintah China. Salah satu pembeli adalah entitas dari Angkatan Darat China (People’s Liberation Army) yang berbasis di Wuxi.

    Mayoritas tender menyatakan pembelian chip ditujukan untuk mendukung pengembangan teknologi AI. Namun, pembelian-pembelian tersebut dalam volume yang sangat kecil sehingga dinilai tak cukup untuk membangun platform AI.

    Menurut Reuters, pembangunan platform seperti GPT milik OpenAI membutuhkan sekitar 30.000 unit GPU a100 Nvidia.



    Artikel Selanjutnya


    Joe Biden Blokir China, Perang Chip Melebar ke Negara Ini

    (dem/dem)


    Smart your life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.