Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Raja Aplikasi Terbaru RI, Bukan TikTok-Instagram-YouTube
    Insight News

    Raja Aplikasi Terbaru RI, Bukan TikTok-Instagram-YouTube

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa11 Januari 2024Updated:15 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jakarta, Dexpert.co.id – Aplikasi pinjaman online (pinjol) dan VPN tumbuh pesat di Indonesia. Setidaknya begitu menurut laporan terbaru bertajuk ‘State of Mobile 2024’ yang dipubikasikan Data.AI.

    Sepanjang 2023, aplikasi pinjol Easycash paling banyak di-download. Pertumbuhannya 22% secara YoY atau sebanyak 222 juta download dalam setahun.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Selanjutnya, aplikasi Turbo VPN berada di posisi kedua dengan pertumbuhan download 59% atau sebanyak 194,7 juta download.

    Urutan ketiga ditempati TikTok Live Wallpaper yang berhasil di-download 190 juta kali, meski pertumbuhannya turun 3% YoY.

    Dalam hal durasi penjajalan, aplikasi video streaming berbasis media sosial mendominasi di Indonesia.

    Masyarakat paling banyak menghabiskan waktu di aplikasi YouTube, yakni 69,9 miliar jam dalam setahun. Angka itu naik 3% YoY.

    Di posisi kedua ada TikTok dengan pertumbuhan durasi penggunaan sebesar 33%. Dalam setahun, masyarakat Indonesia menggunakan TikTok selama 64,8 miliar jam.

    Sementara di posisi ketiga ada aplikasi pesan singkat WhatsApp. Durasi yang dihabiskan secara total 59,1 miliar jam atau turun 8% YoY.

    Berbeda lagi kalau soal aplikasi paling banyak meraup duit dari pengguna alias (consumer spend).

    Aplikasi video streaming Vidio menempati posisi pertama dengan total pengeluaran pengguna US$ 71.200.000 atau sekitar Rp 1,1 triliun sepanjang 2023. Angka itu meningkat 47% YoY.

    Di urutan kedua ada TikTok yang meraup pendapatan dari pengeluaran pengguna sebesar US$ 38.700.000 atau setara Rp 602 miliar. Angka itu tumbuh 67% YoY.

    Terakhir, aplikasi produktivitas Google One menempati urutan ketiga. Masyarakat meghabiskan duit US$ 18.800.000 atau setara Rp 292 miliar. Angka itu tumbuh 45% YoY.

    Secara umum, aplikasi yang merajai pasar di Indonesia masih berkutat pada sektor pesan singkat, media sosial, dan e-commerce. Laporan Data.AI menunjukkan ‘Top 5’ aplikasi dengan pengguna aktif bulanan (MAU) terbanyak sepanjang 2023. ‘Top 5’ aplikasi tersebut dibagi berdasarkan kelompok usia dan gender, sebagai berikut:

    Top 5 Aplikasi untuk Usia 18-24 Tahun

    1. WhatsApp
    2. Instagram
    3. Shopee
    4. TikTok
    5. Telegram

    Top 5 Aplikasi untuk Usia 25 Tahun ke Atas

    1. Facebook
    2. MyTelkomsel
    3. Gojek
    4. Tokopedia
    5. Lazada

    Top 5 Aplikasi Digunakan Perempuan

    1. WhatsApp
    2. Instagram
    3. Shopee
    4. TikTok
    5. Telegram

    Top 5 Aplikasi Digunakan Pria

    1. Facebook
    2. MyTelkomsel
    3. Gojek
    4. Tokopedia
    5. X (dulu Twitter)


    Artikel Selanjutnya


    Cek Aplikasi Paling Banyak Sedot Data, Instagram-FB Ngeri!

    (fab/fab)


    Hitech for better life Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.