Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Bos ChatGPT Blak-blakan Soal Islamophobia Imbas Perang Israel-Hamas
    Insight News

    Bos ChatGPT Blak-blakan Soal Islamophobia Imbas Perang Israel-Hamas

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa7 Januari 2024Updated:7 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – CEO OpenAI Sam Altman mengatakan pada hari Kamis bahwa dia merasa komunitas Muslim dan Arab di industri teknologi AS merasa tidak nyaman berbicara tentang pengalaman mereka baru-baru ini. Hal ini merujuk pada dampak perang yang saat ini sedang bergejolak di Gaza.

    “Rekan-rekan Muslim dan Arab (terutama Palestina) di komunitas teknologi yang saya ajak bicara merasa tidak nyaman berbicara tentang pengalaman mereka baru-baru ini, seringkali karena takut akan pembalasan dan merusak prospek karier,” tulis Altman di jaringan media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter.

    Sosok sentral dibalik ChatGPT ini mendesak industri teknologi untuk memperlakukan anggota komunitas tersebut dengan empati.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Seorang pengguna di X bertanya kepada Altman bagaimana perasaannya tentang pengalaman komunitas Yahudi.

    Altman menjawab: “Saya seorang Yahudi. Saya percaya bahwa antisemitisme adalah masalah yang signifikan dan terus berkembang di dunia, dan saya melihat banyak orang di industri ini mendukung saya, dan saya sangat menghargainya. Saya tidak melihat hal seperti itu terjadi pada umat Islam.” .”

    Para pendukung hak asasi manusia mencatat bahwa antisemitisme dan Islamofobia telah meningkat tajam di AS dan negara lain sejak 7 Oktober ketika kelompok Hamas menyerang Israel, menewaskan 1.200 orang, menurut penghitungan Israel.

    Serangan Israel selanjutnya di Gaza telah menewaskan lebih dari 22.000 warga Palestina, hampir 1% dari total 2,3 juta penduduknya, menurut data kementerian kesehatan Gaza.

    Dewan Hubungan Amerika-Islam mengatakan bulan lalu bahwa dalam dua bulan setelah perang dimulai, insiden yang dimotivasi oleh Islamofobia dan bias terhadap warga Palestina dan Arab meningkat sebesar 172% di Amerika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.



    Artikel Selanjutnya


    Pencipta ChatGPT Takut Manusia Tak Berguna Digusur AI

    (fsd/fsd)


    Mind your business Teknologi Informasi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.