Close Menu
Dexpert
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    • Jasa Website
    • Referensi
    • Cek Palgiarism
    • Update Konten
    • Blog
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dexpert
    Home»Insight News»Pemilik HP Android Dapat ‘Durian Runtuh’ Rp 10,8 T dari Google
    Insight News

    Pemilik HP Android Dapat ‘Durian Runtuh’ Rp 10,8 T dari Google

    Ardhian ValqaBy Ardhian Valqa6 Januari 2024Updated:6 Januari 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Jakarta, Dexpert.co.id – Alphabet sepakat membayar denda sebesar US$ 700 juta atau Rp 10,8 triliun usai terjerat kasus monopoli. Sebagian besar uang tersebut diperuntukkan bagi para pemilik HP Android yakni mencapai 90% atau sekitar US$ 630 juta untuk ganti rugi kepada konsumen. Sedangkan sisanya sebesar US$ 70 juta akan masuk ke kas negara.

    Google juga menjanjikan perubahan pada layanan toko aplikasinya, Play Store. Di masa depan, para pengembang dapat menggunakan sistem pembayaran alternatif. Google dilarang memaksakan sistem pembayaran di Play Store sebagai satu-satunya pilihan untuk pengembang.

    Google juga diminta menyederhanakan proses download aplikasi langsung dari situs developer. Pengguna akan dibebaskan mengunduh aplikasi di luar Play store.


    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Dalam kasus monopoli yang dilaporkan sejumlah kelompok di Amerika Serikat (AS), Google terbukti melakukan monopoli aplikasi lewat Play Store. Aksi ini ternyata membunuh sistem kompetisi yang sehat.

    Kekalahan ini jadi satu dari beberapa kasus yang dialami Google. Salah satunya, Raksasa Mountain View harus melawan Epic Games dalam persidangan dan dinyatakan kalah.

    Pengembang aplikasi game mobile menuding Google meraup untung besar dari pengembang aplikasi. Yakni dengan membebankan komisi tinggi pada tiap pembayaran item aplikasi lewat sistem Google.

    Selain itu, Google juga digugat Departemen Kehakiman AS karena melanggar hukum kompetisi mesin pencari dan iklan digital.

    Sementara untuk kesepakatan pada kasus monopoli Play Store sebenarnya sudah ditetapkan sejak September lalu. Namun baru diumumkan belum lama ini.

    Alphabet menjanjikan sistem operasi dan Play Store akan memberikan opsi lain untuk pengguna dan kompetitor. Selain itu juga akan meningkatkan layanan Android dan toko aplikasinya.

    “Kami senang telah mencapai kesepakatan,” kata Google.



    Artikel Selanjutnya


    Cegah HP Android China Curi Data Pengguna, RI Harus Gimana?

    (dce)


    Mind your business Tekonogi terkini
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ardhian Valqa

    Related Posts

    Ramai-Ramai Perusahaan Getol Pakai AI, Tak Peduli Anggarannya Meledak

    25 Januari 2025

    Kejadian Langka Parade Planet, 2 Zodiak Ini Mohon Waspada

    25 Januari 2025

    Kanguru Raksasa Punah Bikin Penasaran, Begini Temuan Terbaru Para Ahli

    25 Januari 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Tim Kerja
    • Kontak
    • S & K
    • Privasi
    © 2026 - Dexpert, inc.

    PT Dexpert Corp Indonesia

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.